Komponen Rave Report pada Delphi 7

Komponen rave untuk Delphi 7 memiliki file pada:

\borland\delphi7\bin\dclRave70.bpl

jadi jika anda mengaktifkan report pada komputer client, file tersebut harus di sertakan…

Advertisements

Menginstal Komponen QuickReport pada Delphi 7

Untuk menginstal Komponen QuickReport pada delphi 7, caranya kaya gini neh?
– Buka Delphi7 Anda
– Masuk menu component dan pilih install packages
– Tambahkan komponen baru dengan memilih add
– Setelah itu cari fiel dclqrt70.bpl
– Kemudian OK
– Komponen QuickReport sudah terinstal dalam delphi7

catatan :
file dclqrt70.bpl ada di folder bin delphi7 OK

http://tommyirawan.blogspot.com/2008/07/menginstal-kompnen-quickreport-di.html

Sambut Pelantikan Obama, Israel Tarik Pasukan

Senin, 19 Januari 2009 | 23:40 WIB

YERUSALEM, SENIN – Israel berencana menarik seluruh pasukannya dari Jalur Gaza menjelang dilantiknya Presiden AS terpilih Barack Obama Selasa (20/1) tetapi hanya dengan catatan apabila militan Hamas memberlakukan gencatan senjata. Ribuan personil pasukan Israel telah meninggalkan Gaza sejak Israel menyampaikan Sabtu (17/1) keinginan secara sepihak memberlakukan gencatan senjata setelah melancarkan serangan secara besar- besaran selama 3 pekan.

Penguasa Hamas di Gaza menyusul tindakan Israel dengan juga memberlakukan gencatan senjata 12 jam kemudian. Kontingen pasukan Israel dalam jumlah besar telah bersiaga di dekat perbatasan dengan Gaza dan bersiap memasuki kembali wilayah ini apabila militan Hamas kembali menembakkan roket-roketnya. Penarikan pasukan Israel itu dinilai akan menekan tingkat kerawanan timbulnya pertikaian antara pasukan Israel dan Hamas yang berpotensi menciderai gencatan senjata.

Dengan menarik pasukan sebelum pelantikan Obama, Israel berharap dapat membuka jalan bagi Obama untuk menyelesaikan konflik Gaza saat ia secara resmi menjabat sebagai presiden AS. Israel sedikit khawatir dengan kemungkinan adanya perubahan kebijakan dari pemerintah baru di AS setelah mendapatkan dukungan kuat dari George W. Bush. Obama telah menyebut perdamaian Timur Tengah sebagai prioritasnya walaupun ia telah dibebani oleh krisis ekonomi global serta pertempuran di Irak dan Afganistan.

http://www.kompas.com/read/xml/2009/01/19/23404197/sambut.pelantikan.obama.israel.tarik.pasukan.

Hamas Hanya Kehilangan 48 Pejuang dalam Perang dengan Israel

Kota Gaza (ANTARA News) – Sayap bersenjata Hamas menyatakan, Senin, mereka hanya kehilangan 48 pejuang selama operasi 22 hari Israel di Jalur Gaza dan berjanji terus berjuang sampai negara Yahudi itu menarik pasukannya dari wilayah kantung Palestina tersebut.

“Kami mengumumkan kepada rakyat kami kesyahidan 48 pejuang Qassam,” kata Abu Obeida, jurubicara Brigade Ezzedine Al-Qassam,  pada jumpa pers yang disiarkan televisi, seperti dilaporkan AFP.

Israel mengklaim membunuh lebih dari 500 anggota Hamas selama Operation Cast Lead yang diluncurkannya di Gaza pada 27 Desember dan berakhir Minggu dengan gencatan senjata sepihak.

Abu Obeida juga mengklaim bahwa Israel kehilangan “sedikitnya 80 prajurit” dalam pertempuran itu. Negara Yahudi tersebut menyatakan bahwa 10 prajuritnya tewas dalam konflik itu.

Jurubicara sayap bersenjata Hamas itu mengulangi klaim “kemenangan” yang dideklarasikan para pemimpin Hamas pada Minggu ketika serangan Israel berhenti, dan ia menggarisbawahi bahwa gencatan senjata Hamas yang diumumkan secara sepihak hanya akan berlangsung sepekan kecuali jika Israel menarik pasukan sepenuhnya dari Gaza.

“Kami telah memberi Zionis musuh waktu satu pekan untuk menarik diri dari Jalur Gaza, dan jika tidak, kami akan melakukan perlawanan,” katanya.

Kemampuan gerakan Islamis untuk menembakkan roket ke Israel tidak berkurang, tambahnya. Salah satu tujuan utama Israel dalam ofensif ke Gaza itu adalah menghentikan serangan roket Hamas.

“Persenjataan roket kami tidak terpengaruh dan kami terus menembak tanpa gangguan selama perang,” katanya.

Menurut Abu Obeida, selama perang Hamas menembakkan ke Israel 345 roket Qassam, 213 roket Grad dan 422 mortir.

Upaya-upaya Israel yang didukung para pemimpin AS dan Eropa untuk mencegah Hamas mempersenjatai diri lagi juga akan gagal, kata Abu Obeida.

Jumlah korban tewas Palestina mencapai sedikitnya 1.300, termasuk lebih dari 400 anak, dan 5.300 orang cedera di Gaza sejak Israel meluncurkan ofensif terhadap Hamas pada 27 Desember.

Di pihak Israel, hanya tiga warga sipil dan 10 prajurit tewas dalam pertempuran dan serangan roket.

Selama perang 22 hari itu, sekolah, rumah sakit, bangunan PBB dan ribuan rumah rusak parah terkena gempuran Israel, dan Pemerintah Palestina menyatakan bahwa jumlah kerugian prasarana saja mencapai 476 juta dolar.

Penghentian serangan Israel dilakukan setelah negara Yahudi tersebut memperoleh janji dari Washington dan Kairo untuk membantu mencegah penyelundupan senjata ke Gaza, hal utama yang dituntut Israel bagi penghentian perang.

Kekerasan Israel-Hamas meletus lagi setelah gencatan senjata enam bulan berakhir pada 19 Desember.

Israel membalas penembakan roket pejuang Palestina ke negara Yahudi tersebut dengan melancarkan gempuran udara besar-besaran sejak 27 Desember dan serangan darat ke Gaza dalam perang tidak sebanding yang mendapat kecaman dan kutukan dari berbagai penjuru dunia.

Kelompok Hamas menguasai Jalur Gaza pada Juni tahun 2007 setelah mengalahkan pasukan Fatah yang setia pada Presiden Palestina Mahmud Abbas dalam pertempuran mematikan selama beberapa hari.

Sejak itu wilayah pesisir miskin tersebut dibloklade oleh Israel. (*)

COPYRIGHT © 2009

http://www.antara.co.id/arc/2009/1/20/hamas-hanya-kehilangan-48-pejuang-dalam-perang-dengan-israel/

Pelempar Sepatu ke Bush Minta Suaka Swiss

Jenewa (ANTARA News) – Seorang wartawan Irak yang bulan lalu melempar sepatunya ke Presiden W Bush di Baghdad,  kini mengajukan suaka politik ke Swiss.

Pengacara Muntazer al-Zaidi kepada koran La Tribune de Geneve, Senini, mengatakan “awal tahun ini keluarganya menghubungi saya lewat Palang Merah Internasional (ICRC)  dan pekan ini saya akan menghubungi kementerian luar negeri Swiss untuk mendorong mereka agar meluluskan permohonan suaka Zaidi.”

Si pengacara, Mauro Poggia, mengatakan bahwa Swiss dapat memberi suaka tanpa bersikap pendukung atau penentang penyerbuan AS ke Irak.

Zaidi yang melempari Bush pada tanggal 14 Desember diajukan ke hadapan Pengadilan Pusat Kriminal Irak pada 31 Desember.

Tuduhan untuk wartawan berusia 29 tahun itu didakwa “menyerang kepala negara lain yang sedang melakukan kunjungan resmi.”

Zaidi  yang bekerja untuk saluran televisi Al-Baghdadia itu terancam hukuman 15 tahun penjara.

Poggia mengatakan bahwa aksi Zaidi banyak mendapat dukungan dari warga Irak, namun “dia tidak bisa lagi bekerja sebagai wartawan  karena akan mendapat tekanan yang sangat berat…kehidupannya seperti neraka di negeri sendiri.”

Jika Zaidi bisa ke Jenewa maka dia akan “dapat bekerja dengan baik sebagai wartawan di PBB” . Kantor pusat PBB untuk Eropa terletak di Jenewa.(*)

COPYRIGHT © 2009

http://www.antara.co.id/arc/2009/1/19/pelempar-sepatu-ke-bush-minta-suaka-swiss/

Kepemimpinan Yang Efektif

Kepemimpinan Yang Efektif

Dearest Super Members yang baik.

Mudah – mudahan di akhir pekan ini sahabat semua berada ditengah kasih sayang keluarga yang membahagiakan, dengannya perasaan damai yang indah menyertai Anda sekeluarga menuju cita-cita bersama.

Beberapa waktu belakangan ini, perhatian saya terbagi dengan peran-peran kepemimpinan di negara tercinta ini. Isu ini sangat menarik untuk diikuti dan ditelaah karena melibatkan banyak orang dan biaya didalamnya.

Dari apa yang telah saya pelajari, paling tidak ada dua hal yang mendorong kepemimpinan seseorang berjalan dengan efektif, yang pertama adalah memastikan orang untuk bertanggung jawab terhadap hidupnya, dan yang kedua menciptakan visi dan/atau program-program yang orang mau mencapai bersama dengannya.

Untuk itu, ijinkan saya dibawah ini menuliskan kembali nasihat-nasihat dari Pak Mario mengenai kepemimpinan dalam hidup ini.

Kepemimpinan adalah sebuah proses mempengaruhi individu atau organisasi untuk mencapai urutan hasil dalam urutan tindakan yang setia pada sebuah misi.

Seorang pemimpin adalah seorang penjual harapan, melalui kejelasan visi dan kekuatan misi.

Maka pastikanlah bahwa tindakan kita tidak berorientasi kepada kepentingan yang bukan bagi kebaikan yang kita pimpin.

Mohon Anda sadari bahwa, bagi seorang pemimpin – menjadi yang dipercaya adalah hadiah yang lebih baik dari apapun. Kepercayaan yang diberikan oleh anggota organisasi kepada seorang pemimpin datang dari perasaan terpastikan dalam mempercayakan proses memimpin pencapaian tujuan bersama kepadanya.

Untuk itu, siapapun akan mencapai kepantasan sebagai seorang pemimpin, bila ia membiasakan dirinya untuk meninggikan orang lain, tanpa merendahkan dirinya sendiri.

Dengannya, bila Anda berada dalam kendali yang baik, maka mereka akan merasa tenang dalam kepemimpinan Anda, lalu kemudian bila mereka merasa lebih percaya diri dalam kepemimpinan Anda, maka Anda adalah seorang pemimpin yang berwibawa.

Mohon Anda perhatikan bahwa, kewibawaan kepemimpinan seseorang dapat didefinisikan sebagai pesona pribadi yang memenangkan persetujuan orang lain, untuk bersikap dan berlaku sebagaimana yang dipimpinnya.

Dengannya, semua pemimpin yang berhasil membangun kebesaran organisasinya, selalu adalah pemimpin yang dekat dengan mereka yang dipimpinnya.

Sadarilah bahwa dia yang tidak melakukan hal-hal yang mendatangkan kebaikan bagi mereka yang dipimpinnya, telah menunda tercapainya kebaikan yang menjadikan hak mereka.

Maka kembangkanlah praktik-praktik kepemimpinan dan proses operasi yang membangun keceriaan dan keleluasaan untuk mencapai hasil lebih.

Marilah kita menjadi pribadi-pribadi yang perbedaannya adalah kemampuan untuk mengubah yang biasa, menjadi luar biasa.

Perhatikanlah, sebuah organisasi tidak mungkin bisa bergerak mendekati bentuk kreatifitas apapun, bila sang pemimpin menjadikan dirinya sendiri sebagai contoh utama dalam penolakan cara-cara yang lebih baik.

Dari mana memulainya?

Seperti dalam hal apapun,

mulailah dari diri Anda sendiri.

Anda adalah seorang khalifah.

Super member terkasih, demikian beberapa nasihat yang pernah Pak Mario sampaikan, saya mengajak Anda untuk berbagi disini mengenai kepemimpinan yang anda amati dilingkungan anda, mudah-mudahan dengannya kebaikan yang kita sampaikan lebih menyentuh lebih banyak orang.

Terimakasih dan Salam Super,

http://www.mtsuperclub.com/content/index.php?option=com_content&task=view&id=788&Itemid=163

Jenis dan Macam Gaya Kepemimpinan / Pemimpin Klasik Otoriter, Demokratis dan Bebas – Manajemen Sumber Daya Manusia

Jenis dan Macam Gaya Kepemimpinan / Pemimpin Klasik Otoriter, Demokratis dan Bebas – Manajemen Sumber Daya Manusia
Sun, 11/06/2006 – 7:38pm — godam64

1. Gaya Kepemimpinan Otoriter / Authoritarian
Adalah gaya pemimpin yang memusatkan segala keputusan dan kebijakan yang diambil dari dirinya sendiri secara penuh. Segala pembagian tugas dan tanggung jawab dipegang oleh si pemimpin yang otoriter tersebut, sedangkan para bawahan hanya melaksanakan tugas yang telah diberikan.

2. Gaya Kepemimpinan Demokratis / Democratic
Gaya kepemimpinan demokratis adalah gaya pemimpin yang memberikan wewenang secara luas kepada para bawahan. Setiap ada permasalahan selalu mengikutsertakan bawahan sebagai suatu tim yang utuh. Dalam gaya kepemimpinan demokratis pemimpin memberikan banyak informasi tentang tugas serta tanggung jawab para bawahannya.

3. Gaya Kepemimpinan Bebas / Laissez Faire
Pemimpin jenis ini hanya terlibat delam kuantitas yang kecil di mana para bawahannya yang secara aktif menentukan tujuan dan penyelesaian masalah yang dihadapi.

http://organisasi.org/jenis_dan_macam_gaya_kepemimpinan_pemimpin_klasik_otoriter_demokratis_dan_bebas_manajemen_sumber_daya_manusia

Kepemimpinan Sejati

Kepemimpinan Sejati

Kepemimpinan sesungguhnya tidak ditentukan oleh pangkat atau pun jabatan seseorang. Kepemimpinan adalah sesuatu yang muncul dari dalam dan merupakan buah dari keputusan seseorang untuk mau menjadi pemimpin, baik bagi dirinya sendiri, bagi keluarganya, bagi lingkungan pekerjaannya, maupun bagi lingkungan sosial dan bahkan bagi negerinya.

Oleh ARIBOWO PRIJOSAKSONO

Hal ini dikatakan dengan lugas oleh seorang jenderal dari Angkatan Udara Amerika Serikat:

”I don’t think you have to be
wearing stars on your shoulders or a title to be a leader. Anybody who wants to raise his hand can be a leader any time.”
—General Ronal Fogleman, US Air Force—

Kepemimpinan adalah sebuah keputusan dan lebih merupakan hasil dari proses perubahan karakter atau transformasi internal dalam diri seseorang. Kepemimpinan bukanlah jabatan atau gelar, melainkan sebuah kelahiran dari proses panjang perubahan dalam diri seseorang. Ketika seseorang menemukan visi dan misi hidupnya, ketika terjadi kedamaian dalam diri (inner peace) dan membentuk bangunan karakter yang kokoh, ketika setiap ucapan dan tindakannya mulai memberikan pengaruh kepada lingkungannya, dan ketika keberadaannya mendorong perubahan dalam organisasinya, pada saat itulah seseorang lahir menjadi pemimpin sejati. Jadi pemimpin bukan sekedar gelar atau jabatan yang diberikan dari luar melainkan sesuatu yang tumbuh dan berkembang dari dalam diri seseorang. Kepemimpinan lahir dari proses internal (leadership from the inside out).
Ketika pada suatu hari filsuf besar Cina, Lao Tsu, ditanya oleh muridnya tentang siapakah pemimpin yang sejati, maka dia menjawab:
As for the best leaders, the people do not notice their existence.
The next best, the people honour
And praise.
The next, the people fear, And the next the people hate.
When the best leader’s work is done, The people say, ‘we did it ourselves’.

Justru seringkali seorang pemimpin sejati tidak diketahui keberadaannya oleh mereka yang dipimpinnya. Bahkan ketika misi atau tugas terselesaikan, maka seluruh anggota tim akan mengatakan bahwa merekalah yang melakukannya sendiri. Pemimpin sejati adalah seorang pemberi semangat (encourager), motivator, inspirator, dan maximizer.
Konsep pemikiran seperti ini adalah sesuatu yang baru dan mungkin tidak bisa diterima oleh para pemimpin konvensional yang justru mengharapkan penghormatan dan pujian (honor and praise) dari mereka yang dipimpinnya. Semakin dipuji bahkan dikultuskan, semakin tinggi hati dan lupa dirilah seorang pemimpin. Justru kepemimpinan sejati adalah kepemimpinan yang didasarkan pada kerendahan hati (humble).
Pelajaran mengenai kerendahan hati dan kepemimpinan sejati dapat kita peroleh dari kisah hidup Nelson Mandela. Seorang pemimpin besar Afrika Selatan, yang membawa bangsanya dari negara yang rasialis, menjadi negara yang demokratis dan merdeka.
Saya menyaksikan sendiri dalam sebuah acara talk show TV yang dipandu oleh presenter terkenal Oprah Winfrey, bagaimana Nelson Mandela menceritakan bahwa selama penderitaan 27 tahun dalam penjara pemerintah Apartheid, justru melahirkan perubahan dalam dirinya. Dia mengalami perubahan karakter dan memperoleh kedamaian dalam dirinya. Sehingga dia menjadi manusia yang rendah hati dan mau memaafkan mereka yang telah membuatnya menderita selama bertahun-tahun.
Seperti yang dikatakan oleh penulis buku terkenal, Kenneth Blanchard, bahwa kepemimpinan dimulai dari dalam hati dan keluar untuk melayani mereka yang dipimpinnya. Perubahan karakter adalah segala-galanya bagi seorang pemimpin sejati. Tanpa perubahan dari dalam, tanpa kedamaian diri, tanpa kerendahan hati, tanpa adanya integritas yang kokoh, daya tahan menghadapi kesulitan dan tantangan, dan visi serta misi yang jelas, seseorang tidak akan pernah menjadi pemimpin sejati.

Karakter Seorang Pemimpin Sejati
Setiap kita memiliki kapasitas untuk menjadi pemimpin. Dalam tulisan ini saya memperkenalkan sebuah jenis kepemimpinan yang saya sebut dengan Q Leader. Kepemimpinan Q dalam hal ini memiliki empat makna. Pertama, Q berarti kecerdasan atau intelligence (seperti dalam IQ – Kecerdasan Intelektual, EQ – Kecerdasan Emosional, dan SQ – Kecerdasan Spiritual). Q Leader berarti seorang pemimpin yang memiliki kecerdasan IQ—EQ—SQ yang cukup tinggi. Kedua, Q Leader berarti kepemimpinan yang memiliki quality, baik dari aspek visioner maupun aspek manajerial.
Ketiga, Q Leader berarti seorang pemimpin yang memiliki qi (dibaca ‘chi’ – bahasa Mandarin yang berarti energi kehidupan). Makna Q keempat adalah seperti yang dipopulerkan oleh KH Abdullah Gymnastiar sebagai qolbu atau inner self. Seorang pemimpin sejati adalah seseorang yang sungguh-sungguh mengenali dirinya (qolbu-nya) dan dapat mengelola dan mengendalikannya (self management atau qolbu management).
Menjadi seorang pemimpin Q berarti menjadi seorang pemimpin yang selalu belajar dan bertumbuh senantiasa untuk mencapai tingkat atau kadar Q (intelligence – quality – qi — qolbu) yang lebih tinggi dalam upaya pencapaian misi dan tujuan organisasi maupun pencapaian makna kehidupan setiap pribadi seorang pemimpin.
Untuk menutup tulisan ini, saya merangkum kepemimpinan Q dalam tiga aspek penting dan saya singkat menjadi 3C , yaitu:
1. Perubahan karakter dari dalam diri (character change)
2. Visi yang jelas (clear vision)
3. Kemampuan atau kompetensi yang tinggi (competence)
Ketiga hal tersebut dilandasi oleh suatu sikap disiplin yang tinggi untuk senantiasa bertumbuh, belajar dan berkembang baik secara internal (pengembangan kemampuan intrapersonal, kemampuan teknis, pengetahuan, dll) maupun dalam hubungannya dengan orang lain (pengembangan kemampuan interpersonal dan metoda kepemimpinan).
Seperti yang dikatakan oleh John Maxwell: ”The only way that I can keep leading is to keep growing. The day I stop growing, somebody else takes the leadership baton. That is the way it always it.” Satu-satunya cara agar saya tetap menjadi pemimpin adalah saya harus senantiasa bertumbuh. Ketika saya berhenti bertumbuh, orang lain akan mengambil alih kepemimpinan tersebut.n

Copyright © Sinar Harapan 2002

LEADERSHIF DALAM ORGANISASI PERUSAHAAN

Istilah leadershif berasal dari kata leader artinya pemimpin atau to lead artinya memimpin. Leadershif sudah menjadi kajian tersendiri dalam ilmu manajemen, oleh karena sifatnya yang universal dan menjadikan bahan diklat dalam perusahaan maupun dalam organisasi. Saya katakan setiap orang punya bakat jadi pemimpin dan kepemimpinan adalah ilmunya dan bisa diaplikasikan setelah anda menjadi pemimpin.

Definisi kepemimpinan

Sehubungan dengan kepemimpinan Bennis (1959:259) menyimpulkan : “selalu tanpaknya, konsep tentang kepemimpinan menjauh dari kita atau muncul dalam bentuk lain yang lagi-lagi mengejek kita dengan kelicinan dan kompleksitasnya. dengn demikian kita mendptkan sutu proliferasi dari istlah-istilah yang tak habis-habisnya harus dihadapi… dan konsep tersebut tetap tidak didefinisikan dengan memuaskan”.

Garry Yukl (1994:2) menyimpulkan definisi yang mewakili tentang kepemimpinan antara lain sebagai berikut :

  • Kepemimpinan adalah prilaku dari seorang individu yang memimpin aktifitas-aktifitas suatu kelompok kesuatu tujuan yang ingin dicapai bersama (share goal) (Hemhill& Coons, 1957:7)
  • Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi yang dijalankan dalam suatu situasi tertentu, serta diarahkan melalui proses komunikasi, kearah pencapaian satu atau beberapa tujuan tertentu (Tannenbaum, Weschler & Massarik, 1961:24)
  • kepemimpinan adalah pembentukan awal serta pemeliharaan struktur dalam harapan dan interaksi (Stogdill, 1974:411)
  • kepemimpinan adalah peningkatan pengaruh sedikit demi sedikit pada dan berada diatas kepatuhan mekanis terhadap pengarahan rutin organisasi (Katz & Kahn, 1978:528)
  • kepeimpinan adalah proses mempengaruhi aktifitas sebuah kelompok yang diorganisasi kearah pencapaian tujuan (Rauch & Behling, 1984:46)
  • kepemimpinan adalah sebuah proses memberi arti (pengarahan yang berarti) terhadap usaha kolektif dan yang mengakibatkan kesediaan untuk melakukan usaha yang dinginkan untuk mencapai sasaran (Jacob & Jacques, 1990:281)
  • para pemimpin adalah mereka yang secara konsisten memberi kontribusi yang efektif terhadap orde sosial dan yang diharapkan dan dipersepsikan melakukannya (Hosking, 1988:153)
  • Kepemimpinan sebagai sebuah proses pengaruh sosial yang dalam hal ini pengaruh yang sengaja dijalankan oleh seseorang terhadap orang lain untuk menstruktur aktifitas-aktifitas serta hubungan-hubungan didalam sebuah kelompok atau organisasi (Yukl, 1994:2)

http://teknikkepemimpinan.blogspot.com/