"AULIA SOFT" CONSULTING ( Versi SMS BANKING )

Software Koperasi Syariah KJKS BMT INDONESIA ( "No Registry, No Distance, Any Where, Any Time" )

  • Aulia Software
  • Bank Transfer

    Aulia Software Aulia Software Aulia Software
  • PayPAL Transfer

    Bayar PayPAL

    Bayar PayPAL
  • Cara Pembelian / Pemesanan

    1.Cara Langsung:

    - Silahkan kirim SMS atau Kontak ke 0812 51386016.

    - Kami akan kirimkan No.Bank Transfer Pembayaran.

    - Silahkan Transfer ke No.Rekening Bank Kami.

    - Kemudian Konfirmasi Transfer SMS ke 0812 51386016.

    - Setelah Konfirmasi Transfer, satu hari kemudian Software "AULIA SOFTWARE" sudah kami siapkan.

    - Kami akan kirimkan Software "AULIA SOFTWARE" via EMAIL Konfirmasi.


    2.Cara Melalui Reseller di Daerah:

    - Silahkan kirim SMS atau Kontak ke No. Kontak Reseller Kami.

  • “BARU” NEW COST

    Harga paket PayPAL PAK KOPSYAH BMT INDONESIA Terbaru:
    Harga Paket PayPAL sebesar Rp. 2.500.000 dengan support selama 1 tahun


    Kategori Biaya PAK KOPSYAH BMT INDONESIA:
    1.Harga Paket ke 1 versi 1 ( الأولي ) sebesar Rp. 750.000 dengan support selama 3 bulan.

    2.Harga Paket ke 2 versi 1 ( الثانية ) sebesar Rp. 1.500.000 dengan support selama 6 bulan.

    3.Harga Paket ke 2 versi 2 ( 1 tahun) sebesar Rp. 2.500.000 dengan support selama 12 bulan.

    4.Harga Paket ke 3 versi 2 ( الثالثة ) sebesar Rp. 3.500.000 dengan support selama 2 tahun.

    5.Harga Paket ke 4 versi 2 (الرابعة) sebesar Rp. 5.000.000 dengan support selama 3 tahun.

    6.Harga Paket ke 5 versi 3 ( multicurrency ) sebesar Rp. 7.500.000 dengan support selama 3 tahun.

    Kategori Biaya PAK WASERDA TOSERBA KOPERASI, MINIMARKET, SERVICE, APOTIK, DAN SEMISALNYA :
    1.Harga Paket ke 1 ( الأولي ) sebesar Rp. 750.000 dengan support selama 2 bulan.

    2.Harga Paket ke 2 ( الثانية ) sebesar Rp. 1.500.000 dengan support selama 4 bulan.

    3.Harga Paket ke 3 ( الثالثة ) sebesar Rp. 2.500.000 dengan support selama 6 bulan.

    4.Harga Paket ke 4 (الرابعة) sebesar Rp. 5.000.000 dengan support selama 12 bulan.
  • Pages

  • Calender

    September 2014
    M T W T F S S
    « Mar    
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930  
  • Categories

  • Recent Comments

    tam on Install Driver IBM 9068 A…
    sedekah on Type Data
    kredit mobil on Deptan Bikin Model Percontohan…
    rezkyjoe on Program Paket Niaga 1 (PPN 1=M…
    iPage Coupon Code on Skripsi Ekonomi Manajemen Free…
    Andrew on Install Driver IBM 9068 A…
    kemalmaulana on Matematis Jam pada Delphi (Dat…
    Bang Uddin on Gapoktan Tebo raih penghargaan…
    mufid_marzuqi on Program Paket Niaga 1 (PPN 1=M…
    mesin kasir on Skripsi Ekonomi Manajemen Free…
  • YM

  • FaceBook

  • Authors

  • Meta

  • Assalamu’alaika Ya RasullAllah

  • Sholat Dhuha

    * Awal Kerja dgn shalat Dhuha Fadhilah Tubuh manusia memiliki ratusan tulang yang masing-masing dihubungkan dengan persendian. Jumlah persendian dalam tubuh manusia adalah 360, sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah SAW dan dibenarkan oleh para dokter. ...Kita tidak bisa membayangkan, bagaimana jika tulang-tulang yang ada dalam tubuh kita tersebut tidak dihubungkan dengan persendian. Atau salah satu persendian tersebut tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Maka, tidak ada yang mengetahui betapa besarnya nikmat ini kecuali orang yang telah kehilangan nikmat tersebut. Shadaqah tanpa harta Setiap hari, persendian kita mempunyai kewajiban untuk bershadaqah sebagai realisasi syukur kita kepada Allah, Dzat yang telah menciptakannya. Caranyapun beragam sebagaimana yang disebutkan oleh Rasulullah SAW, "Setiap persendian manusia diwajibkan untuk bershadaqah setiap harinya sejak matahari terbit. Memisahkan (menyelesaikan perkara) antara dua orang yang berselisih adalah shadaqah. Menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkat barang-barangnya ke atas kendaraannya adalah shadaqah. Berkata yang baik juga termasuk shadaqah. Begitu pula setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah shadaqah. Serta menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah shadaqah." (HR. Bukhari dan Muslim) Begitu berat dan lelahnya kita jika harus nelakukan berbagai amal tersebut setiap harinya. Sehingga para sahabatpun bertanya, "Siapa yang sanggup melakukan, wahai Rasulullah?" Maka beliau menjawab, "Jika ia tidak mampu, maka dua rakaat Dhuha sudah mencukupinya." (HR Ahmad Abu Dawud) Rasulullah SAW memberikan kemudahan kepada umatnya, bahwa semua shadaqah yang dilakukan oleh anggota badan tersebut dapat diganti dengan dua rakaat shalat Dhuha, karena shalat merupakan amalan semua anggota badan. Jika seseorang mengerjakan shalat, maka setiap anggota badan menjalankan fungsinya masing-masing. Demikian penjelasan yang disebutkan oleh Ibnu Daqiqil 'Ied. Jumlah raka'at Dhuha minimal adalah 2 raka'at sedangkan maksimalnya adalah 8 raka'at. Dengan menjalankan 2 raka'at Dhuha, kita telah melaksanakan salah satu wasiat Rasulullah SAW. Abu Hurairah berkata, "Kekasihku, Rasulullah SAW berwasiat kepadaku dengan tiga perkara: puasa selama tiga hari setiap bulannya, dua raka'at shalat Dhuha, dan mengerjakan shalat witir sebelum aku tidur." (Muttafaq 'Alaihi) Keutamaan shalat dhuha Meskipun bernilai sunnah, shalat ini mengandung banyak fadhilah (keutamaan), namun tidak banyak dari kita yang memperhatikannya. Diantaranya sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Darda' ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Allah ta'ala berfirman, "Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat pada permulaan hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu pada sore harinya." (HR. Tarmidzi) At Thayyibi menerangkan bahwa dengan mengerjakan empat rak'at di pagi hari, Allah akan mencukupi kebutuhan- kebutuhan kita dan menjauhkan kita dari semua yang tidak kita inginkan hingga sore hari. Fadhilah lainnya, orang yang mengerjakannya dimasukkan dalam golongan orang-orang yang kembali kepada Allah. Karena shalat Dhuha adalah shalat awwabin, shalatnya orang-orang yang kembali kepada Allah (bertaubat). Dalam hadits lain Rasulullah SAW menyebutkan bahwa pahala orang yang mengerjakan shalat Dhuha seperti orang yang mengerjakan umrah. Menjadi kaya dengan shalat dhuha? Ada diantara kaum muslimin yang begitu bersemangat mengerjakan shalat dhuha. Namun ironisnya ketika mereka melaksanakan shalat wajib, justru malas- malasan dan hanya sekedar untuk menggugurkan kewajiban saja. Shalat subuh dikerjakan jam enam pagi dan salat asar hanya kalau sempat saja. Penyebabnya, ada tujuan lain ketika mereka mengerjakannya yaitu ingin mendapatkan balasan di dunia, biar lancar rezekinya dan menjadi orang yang kaya raya. Sehingga doa-doa yang dipanjatkannyapun hanya dengan kelancaran rizki. Demikian fenomena yang sering kita dapatkan di masyarakat. Dunia, mungkin saja mereka peroleh. Boleh jadi akan semakin lancar rizkinya dan karirnya terus meningkat. Namun apa yang mereka peroleh di akhirat? Qatadah ketika menafsirkan surat Hud: 15-16, ia berkata, "Barang siapa yang dunia adalah tujuannya, dunia yang selalu dia cari-cari dengan amalan shalehnya, maka Allah akan memberikan kebaikan kepadanya di dunia. Namun ketika di akhirat, dia tidak akan memperoleh kebaiakn apa-apa sebagai alasan untuknya. Adapun seorang mukmin yang ikhlas dalam beribadah (yang hanya mengharapkan wajah Allah), selain akan mendapatkan balasan di dunia dia juga akan mendapatkan balasannya di akhirat." Luangkan waktu Waktu pelaksanaan shalat Dhuha adalah ketika matahari mulai naik sepenggalan, kira-kira seperempat jam setelah matahari terbit hingga waktu zawal (matahari tergelincir). Dan waktu yang paling afdhal adalah ketika matahari mulai panas. Memang, tidak mudah untuk melaksanakan shalat Dhuha. Karena waktunya bertepatan dengan jam-jam dimulainya aktivitas keseharian, orang sibuk bekerja mencari rezki pada waktu tersebut. Namun, sesempit apapun waktu kita karena aktivitas sehari-hari, jika kita luangkan waktu sejenak untuk mengerjakan shalat Dhuha, Insya Allah tidak akan mengurangi jatah rizki yang telah ditentukan untuk kita. Kalau toh meluangkan waktu pada waktu tersebut tidak memungkinkan pula, karena peraturan perusahaan yang begitu ketat dan mengikat, shalat Dhuha bisa kita kerjakan sebelum masuk jam kerja. Nah, mari awali kerja kita dengan melaksanakan shalat Dhuha. Disadur dari : Majalah Islam Ar- Risalah Hal. 54 Edisi 96 / Vol. VIII / No.12

  • Terbaik

    Kiat HUSNUL KHOTIMAH hanya ALLAH mnentukn,inilh diantara ikhtiarnya:1.Taubat sunggh2,jgn prnah mngulangi ma'siyat & brbuat zholim lg,2.Sunggh2 taat,3.Bhakti pd ortu,ingat kisah Alqomah masa Rasulullah walau ahli ibadah krn mnyakiti ibunya sgt mnderita saat wafat,4.Minta maaf siapa yg prnah disakiti,5.Sgr lunasi hutang,6.Sholat tepat waktu,7,Sll wudhu,zikir,tahajud,subuh jamaah dimsjid,8.Doa husnul khotimh,9.Tawakal. ( K.H. Arifin Ilham )

    SEBAIK-BAIK PERKATAAN ADALAH:

    * Sebaik-baik perkataan adalah kitab Allah
    * Sebaik-baik petunjuk adalah sunnah Rasulullah
    * Sebaik-baik umat adalah 3 generasi awal Islam
    (generasi shahabat, tabi'in, & tabi'ut tabi'in)
    SEBAIK-BAIK MANUSIA ADALAH :

    * yang paling baik akhlaknya
    * yang bermanfaat bagi manusia yang lain
    * yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya
    * yang paling baik kepada sahabatnya & tetangganya
    * yang menyambung silaturrahim
    * yang lebih dulu memberi salam
    * yang paling baik dalam pembayaran hutang
    * yang berjuang di jalan Allah dengan jiwa & hartanya
    LAKI-LAKI :

    * yang paling baik adalah yang paling baik terhadap istrinya
    WANITA :

    * Sebaik-baik perhiasan di dunia adalah wanita yang shalihah
    * Sebaik-baik mahar adalah yang mudah dan ringan
    * Sebaik-baik masjid (tempat sujud) adalah di rumahnya

    SEBAIK-BAIK AMALAN & IBADAH :
    * amalan yang dilakukan secara rutin
    * amalan yang paling disukai Allah subhanahu wa ta'ala adalah sholat tepat pada waktunya, berbuat baik kepada kedua orang-tua, berjihad di jalan Allah
    * puasa Muharram (setelah puasa Ramadhan)
    * sholat malam (setelah sholat fardhu)
    * puasa Nabi Daud 'alaihi sallam
    * sholat Nabi Daud 'alaihi sallam


    SHOLAT & DO'A

    * sholat sunnah seseorang yang paling utama adalah di rumahnya
    * yang paling besar pahalanya dalam sholat adalah yang paling jauh perjalanannya menuju ke tempat sholat, dan yang lebih jauh lagi
    * sebaik-baik shof sholat bagi kaum lelaki adalah shof yang pertama
    * sebaik-baik shof sholat bagi kamu wanita adalah shof yang terakhir
    * sholat yang paling utama adalah yang lama berdirinya
    * kedekatan paling utama dengan Allah adalah saat sujud, maka sangat baik untuk berdo'a
    * waktu yang paling utama untuk berdo'a adalah di akhir & tengah malam, dan setelah sholat fardhu


    SEBAIK-BAIK AYAT & SURAT & KALIMAT DZIKIR :

    * ayat yang paling agung dalam kitab Allah adalah ayat Kursi (QS. Al-Baqarah : 255)
    * surat yang dibaca pada sholat qobliyah shubuh (sholat fajar) adalah surat Al-Kaafirun & surat Al-Ikhlash
    * kalimat Laa ilaha ilallah (Tiada Tuhan selain Allah)
    * kalimat yang paling disukai Allah adalah 'Subhanallahi wabihamdih'


    SEBAIK-BAIK HARTA & SEDEKAH :

    * harta di tangan orang shalih
    * harta yang dinafkahkan kepada keluarganya
    * sedekah di saat menginginkan kekayaan dan takut fakir
    * Sebaik-baik hari adalah hari Jum'at
    * Sebaik-baik pakaian adalah berwarna putih
    * Sebaik-baik majelis adalah majelis yang lapang
    * Sebaik-baik penyembelihan hewan adalah dengan pisau yang tajam
  • Iblis Secrets

    Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.”


    Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?”
    Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.”


    Beliau melanjutkan, “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.”
    Umar bin Khattab berkata: “Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah”.


    Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”


    Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.


    Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin…”
    Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?”


    Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”


    “Siapa yang memaksamu?”


    Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku dan berkata:
    “Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.”


    “Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.”


    Orang Yang Dibenci Iblis


    Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”
    Iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.”


    “Siapa selanjutnya?”
    “Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”


    “lalu siapa lagi?”
    “Orang Aliim dan wara’ (Loyal)”


    “Lalu siapa lagi?”
    “Orang yang selalu bersuci.”


    “Siapa lagi?”
    “Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.”


    “Apa tanda kesabarannya?”
    “Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang -orang yang sabar.”


    ” Selanjutnya apa?”
    “Orang kaya yang bersyukur.”


    “Apa tanda kesyukurannya?”
    “Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.”


    “Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?”
    “Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.”


    “Umar bin Khattab?”
    “Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.”


    “Usman bin Affan?”
    “Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”


    “Ali bin Abi Thalib?”
    “Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)


    Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis


    “Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?”
    “Aku merasa panas dingin dan gemetar.”


    “Kenapa?”
    “Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”


    “Jika seorang umatku berpuasa?”
    “Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”


    “Jika ia berhaji?”
    “Aku seperti orang gila.”


    “Jika ia membaca al-Quran?”
    “Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.”


    “Jika ia bersedekah?”
    “Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”


    “Mengapa bisa begitu?”
    “Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.”


    “Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”
    “Suara kuda perang di jalan Allah.”


    “Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”
    “Taubat orang yang bertaubat.”


    “Apa yang dapat membakar hatimu?”
    “Istighfar di waktu siang dan malam.”


    “Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”
    “Sedekah yang diam – diam.”


    “Apa yang dapat menusuk matamu?”
    “Shalat fajar.”


    “Apa yang dapat memukul kepalamu?”
    “Shalat berjamaah.”


    “Apa yang paling mengganggumu?”
    “Majelis para ulama.”


    “Bagaimana cara makanmu?”
    “Dengan tangan kiri dan jariku.”


    “Dimanakah kau menaungi anak – anakmu di musim panas?”
    “Di bawah kuku manusia.”


    Manusia Yang Menjadi Teman Iblis
    Nabi lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis?”
    “Pemakan riba.”


    “Siapa sahabatmu?”
    “Pezina.”


    “Siapa teman tidurmu?”
    “Pemabuk.”


    “Siapa tamumu?”
    “Pencuri.”


    “Siapa utusanmu?”
    “Tukang sihir.”


    “Apa yang membuatmu gembira?”
    “Bersumpah dengan cerai.”


    “Siapa kekasihmu?”
    “Orang yang meninggalkan shalat jumaat”


    “Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?”
    “Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.”

  • Hadist

    “Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara: Masa mudamu sebelum masa tuamu; Masa sehatmu sebelum masa sakitmu; Masa kayamu sebelum masa kemiskinanmu; Masa luangmu sebelum masa sibukmu; Masa hidupmu sebelum masa kematianmu.” (HR. Abu Dunya dengan sanad hasan)

    “Dua nikmat yang disia-siakan oleh banyak orang ialah kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari)

    1. Diriwayatkan dari Ibnu Umar r.a., ia berkata : Rasulullah telah mewajibkan zakat fithrah dari bulan Ramadhan satu sha’ dari kurma, atau satu sha’ dari sya’iir. atas seorang hamba, seorang merdeka, laki-laki, wanita, anak kecil dan orang dewasa dari kaum muslilmin. ( HR : Bukhari dan Muslim )

    2. Diriwayatkan dari Umar bin Nafi’ dari ayahnya dari Ibnu Umar ia berkata : Rasulullah telah mewajibkan zakat fithrah satu sha’ dari kurma atau satu sha’ dari sya’iir atas seorang hamba, merdeka, laki-laki, wanita, anak kecil dan orang dewasa dari kaum muslimin dan beliau memerintahkan agar di tunaikan/dikeluarkan sebelum manusia keluar untuk shalat ‘Ied. ( HR.Bukhari, Abu Daud dan Nasa’i)

    3. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a., ia berkata : Rasulullah saw telah memfardhukan zakat fithrah untuk membersihkan orang yang puasa dari perbuatan sia-sia dan dari perkataan keji dan untuk memberi makan orang miskin. Barang siapa yang mengeluarkannya sebelum shalat, maka ia berarti zakat yang di terima dan barang siapa yang mengeluarkannya sesudah shalat ‘Ied, maka itu berarti shadaqah seperti shadaqah biasa (bukan zakat fithrah ). ( HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan Daruquthni)

    4. Diriwayatkan dari Hisyam bin Urwah dari ayahnya dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi saw. bersabda : Tangan di atas (memberi dan menolong) lebih baik daripada tangan di bawah (meminta-minta), mulailah orang yang menjadi tanggunganmu (keluarga dll) dan sebaik-baik shadaqah adalah yang di keluarkan dari kelebihan kekayaan (yang di perlukan oleh keluarga). (HR.Bukhari dan Ahmad)

    5. Diriwayatkan dari Ibnu Umar r.a. , ia berkata : Rasulullah sw. memerintahkan untuk mengeluarkan zakat fithrah unutk anak kecil, orang dewasa, orang merdeka dan hamba sahaya dari orang yang kamu sediakan makanan mereka (tanggunganmu). (HR. Daaruquthni, hadits hasan )

    6. Diriwayatkan dari Nafi’, ia berkata : Adalah Ibnu Umar menyerahkan (zakat fithrah) kepada mereka yang menerimanya (panitia penerima zakat fithrah /amil ) dan mereka (para sahabat) menyerahkan zakat fithrah sehari atau dua hari sebelum ‘Iedul Fitri. ( HR.Bukhari)

    7. Diriwayatkan dari Nafi’ : Bahwa sesungguhnya Abdullah bin Umar menyuruh orang mengeluarkan zakat fithrah kepada petugas yang kepadanya zakat fithrah di kumpulkan (amil) dua hari atau tiga hari sebelum hari raya fitri. (HR.Malik)

    "... Sesungguhnya harta hanya tiga macam : 1. apa yang dimakan lalu habis, 2. apa yang dipakai lalu lusuh, 3. apa yang disedekahkan lalu tersimpan untuk akhirat. Selain yang tiga itu akan lenyap (H.R. Muslim)

    Yang dinamakan harta kekayaan bukanlah banyaknya harta benda tetapi kekayaan yang sebenarnya ialah kekayaan jiwa (hati). (HR. Abu Yu'la)

    Setiap orang lebih berhak atas harta miliknya daripada ayahnya atau anaknya dan segenap manusia. (HR. Al Baihaqi)

    Harta kekayaan adalah sebaik-baik penolong bagi pemeliharaan ketaqwaan kepada Allah. (HR. Adailami)

    Tiap menjelang pagi dua malaikat turun. Yang satu berdoa: "Ya Allah, karuniakanlah bagi orang-orang yang menginfakkan hartanya tambahan peninggalan". Malaikat yang satu lagi berdoa: "Ya Allah, timpakan kerusakan (kemusnahan) bagi harta yang ditahannya (dibakhilkannya). (Mutafaq 'alaih)

    Harta yang dizakati tidak akan susut (berkurang). (HR. Muslim)

    Sesungguhnya rezeki mencari seorang hamba sebagaimana ajal mencarinya. (HR. Athabrani)

    Cinta yang sangat terhadap harta dan kedudukan dapat mengikis agama seseorang. (HR. Aththusi)

    Apa yang sedikit tetapi mencukupi lebih baik daripada banyak tetapi melalaikan. (HR. Abu Dawud)

    Orang yang paling dirundung penyesalan pada hari kiamat ialah orang yang memperoleh harta dari sumber yang tidak halal lalu menyebabkannya masuk neraka. (HR. Al Bukhari)

    Sesungguhnya orang-orang yang mengelola harta Allah dengan tidak benar maka bagi mereka api neraka pada hari kiamat. (HR. Al Bukhari)

    Apabila kamu diberi sesuatu tanpa kamu minta maka pergunakanlah (makanlah) dan sedekahkanlah sebagiannya. (HR. Muslim)

    Barangsiapa mengumpulkan harta dengan tidak sewajarnya (tidak benar) maka Allah akan memusnahkannya dengan air (banjir) dan tanah (longsor). (HR. Al Baihaqi)

    “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi, 614)

    “Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara: waktu mudamu sebelum masa tuamu, waktu sehatmu sebelum waktu sakitmu, waktu kayamu sebelum waktu fakirmu, waktu luangmu sebelum waktu sibukmu, dan waktu hidupmu sebelum matimu.” (HR. Al Hakim dalam Al Mustadrok, 4/341, dari Ibnu ‘Abbas. Hadits ini shahih sesuai syarat Bukhari-Muslim)

    "Barangsiapa ingin dicintai Allah dan rasulNya hendaklah dia berbicara benar(jujur), menepati amanat dan tidak mengganggu tetangganya".(HR. Al-Baihaqi)

    “Sesungguhnya harta itu hijau lagi manis. Barangsiapa yang mencarinya untuk kedermawanan dirinya (tidak tamak dan tidak mengemis), maka harta itu akan memberkahinya. Namun barangsiapa yang mencarinya untuk keserakahan, maka harta itu tidak akan memberkahinya, seperti orang yang makan namun tidak kenyang.” (HR. Bukhari)

    "Biarkanlah (jangan tanyakan) yang aku diamkan bagi kalian ( yang tidak dijelaskan hukumnya ). Sessungguhnya, umat sebelum kalian binasa karena terlalu sering bertanya dan mereka berselisih dengan nabi-nabinya" ( mutafaq alaihi )

    Orang yang paling besar dosanya adalah orang yang menanyakan sesuatu yang sebelumnya tidak diharamkan. Kemudian , hal itu diharamkan karena adanya pertanyaan tersebut ( mutafaqun alaihi )

    "Barangsiapa yang menuntut ilmu untuk menyombongkan diri di hadapan para ulama atau untuk berdebat dengan orang-orang bodoh atau untuk menarik perhatian manusia maka Allah akan memasukkannya ke dalam neraka" (HR. At-Tirmidzi 5/32 no.2654, dan dihasankan oleh Syeikh Al-Albany)

    “Dijaminkan sebuah rumah di syurga barang siapa menghindari perdebatan, meski padanya ada kebenaran”.(HR.Abu Dawud)

    ”Wahai Rasulullah saw., bagaimana kalau saya ambilkan untukmu kasur?” Maka Rasulullah saw. menjawab, ”Untuk apa dunia itu! Hubungan saya dengan dunia seperti pengendara yang mampir sejenak di bawah pohon, kemudian pergi dan meninggalkannya.” (HR At-Tirmidzi)

    “Demi Allah, bukanlah kefakiran yang aku takuti atas kalian, tetapi aku takut pada kalian dibukakannya dunia bagi kalian sebagaimana telah dibuka bagi umat sebelum kalian. Kemudian kalian berlomba-lomba sebagaimana mereka berlomba-lomba, dan menghancurkan kalian sebagaimana telah menghancurkan mereka.” (Muttafaqun ‘alaihi)

    “Demi Allah, perbandingan dunia dengan akhirat seperti seorang menyelupkan tangannya ke dalam lautan, lihatlah apa yang tersisa.” (HR Muslim)

    ”Zuhudlah terhadap apa yang ada di dunia, maka Allah akan mencintaimu. Dan zuhudlah terhadap apa yang ada di sisi manusia, maka manusia pun akan mencintaimu” (HR Ibnu Majah, tabrani, Ibnu Hibban dan Al-Hakim)

    "Allah memusnahkan Riba dan menyuburkan sedekah." (QS. Al-Baqarah: 276) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melaknati pemakan riba (rentenir), orang yang memberikan/membayar riba (nasabah), penulisnya (sekretarisnya), dan juga dua orang saksinya. Dan beliau juga bersabda: “Mereka itu sama dalam hal dosanya.” (HR. Muslim)

    “Shadaqah kepada orang misikin adalah satu shadaqah dan shadaqah kepada orang yang punya hubungan rahim (kerabat) adalah dua shadaqah: shadaqah dan shilah (menyambungkan).” (At-Tirmidzi)

    “Sesungguhnya dunia itu manis dan menghijau. Dan sesungguhnya Allah mengangkat kalian sebagai khalifah di dalamnya untuk melihat (menguji) bagaimana kalian bekerja. Maka berhati-hatilah dengan dunia dan berhati-hatilah dengan wanita. Karena sesungguhnya fitnah Bani Israil adalah pada wanita.” (Riwayat Muslim)

    “Dinar yang engkau infakkan di jalan Allah, dinar yang engkau infakkan untuk (mememerdekakan) hamba sahaya, dinar yang engkau infakkan kepada orang miskin, dan dinar yang engkau infakkan untuk keluarga, yang paling utama di antara semua itu adalah dinar yang engkau infakkan kepada keluargamu.” (Muslim)

    Dari Abi ‘Abdillah Tsauban Bin Bujdad bahwa Rasulullah saw. Bersabda, “Dinar yang paling utama yang dibelanjakan seseorang adalah dinar yang ia belanjakan untuk keluarganya, dinar yang ia belanjakan untuk kendaraannya di jalan Allah, dan dinar yang ia infakkan untuk rekan-rekannya (yang tengah berjuang) di jalan Allah.” (Muslim)

    Nasehat Nabi Muhammad kepada Umat Islam Sabda Rasulullah S.A.W kepada Mu’adz (umat Islam); ”Wahai Mu’adz, apabila di dalam amal perbuatanmu itu ada kekurangan : · Jagalah lisanmu supaya tidak terjatuh di dalam ghibah terhadap saudaramu/muslimin. · Bac...alah Al-Qur’an · tanggunglah dosamu sendiri untukmu dan jangan engkau tanggungkan dosamu kepada orang lain. · Jangan engkau mensucikan dirimu dengan mencela orang lain. · Jangan engkau tinggikan dirimu sendiri di atas mereka. · Jangan engkau masukkan amal perbuatan dunia ke dalam amal perbuatan akhirat. · Jangan engkau menyombongkan diri pada kedudukanmu supaya orang takut kepada perangaimu yang tidak baik. · Jangan engkau membisikkan sesuatu sedang dekatmu ada orang lain. · Jangan engkau merasa tinggi dan mulia daripada orang lain. · Jangan engkau sakitkan hati orang dengan ucapan-ucapanmu. Nescaya di akhirat nanti, kamu akan dirobek-robek oleh anjing neraka. Firman Allah S.W.T. yang bermaksud, “Demi (bintang-bintang) yang berpindah dari satu buruj kepada buruj yang lain.” Sabda Rasulullah S.A.W., “Dia adalah anjing-anjing di dalam neraka yang akan merobek-robek daging orang (menyakiti hati) dengan lisannya, dan anjing itupun merobek serta menggigit tulangnya.” Kata Mu’adz, ” Ya Rasulullah, siapakah yang dapat bertahan terhadap keadaan seperti itu, dan siapa yang dapat terselamat daripadanya?” Sabda Rasulullah S.A.W., “Sesungguhnya hal itu mudah lagi ringan bagi orang yang telah dimudahkan serta diringankan oleh Allah S.W.T.”

    Iblis berkata kepada Rosulullah: “Wahai Muhammad, sesungguhnya diantara umatmu ada orang yang menunda-nunda sholatnya. Ketika ia hendak menjalankan sholat mata saya selalu berkata kepadanya : “Masih ada waktu. Teruskan sibuk dengan urusan dan pekerjaan yang engkau lakukan”. Akhirnya ia menunda sholatnya, dan sholat di luar waktunya. Bila seseorang telah menepati waktu sholatnya, maka dalam sholatnya saya berkata kepadanya, “Tengok kanan dan kiri”. Akhirnya ia menengok. Saat itu wajahnya saya usap dengan tangan saya, saya menghadap di depan matanya sembari berkata, “Engkau telah melakukan apa yang tidak akan menjadi baik selamanya”.

    “Wahai Muhammad, engkau tahu, orang banyak menoleh dalam sholatnya, Allah akan memukul kepalanya dalam sholat. Kalau dalam sholat, ia sanggup mengalahkan saya, sementara ia sholat sendirian, saya perintahkan untuk tergesa-gesa. Ia mengerjakan sholat seperti ayam yang mematok benih-benih untuk dimakan dan segera meninggalkannya. Andai ia sanggup mengalahkan saya, sholat berjama’ah, saya kalungkan rantai di lehernya. Ketika ia sedang rukuk, saya tarik kepalanya ke atas sebelum imam bangun dan saya turunkan sebelum imam turun”.

    “Wahai Muhammad, engkau tahu, orang yang sholat seperti itu batal sholatnya, dan di hari kiamat nanti Allah akan mengganti kepalanya dengan kepala keledai. Kalau dengan cara tersebut, saya masih kalah, saya perintahkan ia meremas jari-jemarinya sampai menimbulkan suara, padahal ia sedang sholat. Ia termasuk orang-orang yang bertasbih kepadaku padahal ia sedang sholat. Kalau dengan cara tersebut masih juga tidak mempan, saya tiup hidungnya sampai ia menguap, sementara ia sedang sholat. Kalau tidak menutup mulut dengan tangannya, setan masuk ke dalam perutnya, sehingga ia semakin rakus dengan dunia dan berbagai perangkapnya. Ia akan selalu mendengar dan taat kepadaku”.

    “Jadi, bagaimana umatmu bisa bahagia, wahai Muhammad, kalau saya memerintahkan orang-orang miskin untuk menginggalkan sholat? Dan saya berkata kepada mereka, ‘Sholat bukanlah kewajiban kalian, sholat hanya kewajiban orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah?’. Saya pun berkata kepada orang yang sakit, ‘Tinggalkan sholat, karena sholat bukanlah kewajibanmu. Sholat hanyalah kewajiban orang-orang yang diberi nikmat kesehatan..Kalau engkau sudah sembuh baru lakukan sholat’. Akhirnya ia mati dalam kafir. Apabila ia mati dengan meninggalkan sholat ketika sedang sakit, maka ia akan bertemu Allah dalam murka-Nya”

    Sebarkanlah salam, berilah makan orang yang membutuhkan, sambunglah persaudaraan dan shalat malamlah ketika manusia pada tertidur. Maka anda akan masuk surga dengan selamat.” (Sunan Tirmidzi, Jilid 9, Halaman. 25)

    "Mengapa WANITA_WANITA SHOLEHA dunia lebih utama daripada BIDADARI..?"
    Beliau menjawab, "karena shalat mereka, puasa mereka, dan ibadah mereka kepada ALLAH SWT.
    ALLAH SWT. meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih berseri, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuningan, sanggulnya mutiara, dan sisirnya terbuat dari emas.
    Mereka (BIDADARI) berkata, "Kami hidup abadi dan tidak mati, Kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali, Kami selalu mendampingi dan tidak pernah beranjak sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki Kami dan Kami memilikinya. "(HR Ath Thabrani, dariUmmu Salamah).

    "Seandainya seluruh hamba tidak berbuat dosa (sama sekali), tentulah Allah menciptakan makhluk lain yang berbuat dosa, kemudian Allah mengampuni mereka dan Ia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (HR. Al-Haakim dan dishahihkan Al-Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Al-Shahihah, no. 917)

    "Sa’ad bin Abi Waqash pernah meminta dido’akan Nabi saw agar do’a-do’anya senantiasa dikabul. Maka Nabi bersabda, ”Hai Sa’ad, perbaiki makananmu, tentu do’amu akan dikabulkan. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada dalam kekuasaan-Nya, sesungguhnya seorang hamba yang memasukkan makanan haram di dalam mulutnya tidak akan diterima amalnya selama 40 hari. Dan siapa saja hamba yang dagingnya tumbuh dari barang haram, neraka lebih utama baginya!” (HR. Thabrani).

    ”Sesungguhnya jika ada seseorang yang taat beribadah, setan akan berkata kepada kawan-kawannya, ’Lihatlah dari mana makanannya’. Jika makanannya berasal dari yang haram, maka setan berkata, ’Biarkan saaja dia berpayah-payah dan bersungguh-sungguh (beribadah), sungguh telah cukup bagi kalian dirinya itu. Sesungguhnya kesungguhan beribadahnya beserta makan barang haram tidak akan membawa manfaat”. (HR. Muslim)

    "Allah menyayangi seseorang yang berbaik hati ketika berjualan, ketika membeli dan ketika menagih hutang." Disebutkan dalam sebuah riwayat lain, "... bila membayar hutang." (Diriwayatkan AI-Bukhary, At-Tirmidzy dan lbnu Majah)

    “Amal soleh yang kalian lakukan tidak bisa memasukkan kalian ke surga”. Lalu para sahabat bertanya: “Bagaimana dengan Engkau ya Rasulullah ?”. Jawab Rasulullah SAW : “Amal soleh sayapun juga tidak cukup”. Lalu para sahabat kembali bertanya : “Kalau begitu dengan apa kita masuk surga?” . Nabi SAW kembali menjawab : “Kita dapat masuk surga hanya karena rahmat dan kebaikan Allah semata”.

    ‘’Tidak seorang jua pun di antara kamu melainkan tempatnya telah ditentukan Allah di surga atau di neraka. Maka bertanya seorang sahabat, ‘’Ya Rasulullah ! Kalau begitu apakah tidak lebih baik kita diam saja menunggu suratan taqdir nasib kita tanpa beramal.'’ Jawab Beliau , ‘’Orang yang telah ditetapkan Allah menjadi orang bahagia, adalah karena ia beramal dengan amalan orang yang berbahagia, dan orang yang telah ditetapkan Allah menjadi orang yang celaka adalah karena ia beramal dengan amalan orang celaka. Karena itu beramallah ! Semua sarana telah disediakan. Ada pun orang-orang bahagia, mereka dimudahkan untuk mengamalkan amalan-amalan orang berbahagia. Dan orang-orang celaka, mereka dimudahkan untuk beramal dengan amalan orang-orang celaka; kemudian beliau SAW membaca ayat : ‘’Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertaqwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah. Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala yang terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar.'’ (QS. 92:5-10)'’ H.R.Muslim.

    Suatu hari Rasulullah saw masuk ke rumah Sayyidah Fathimah as. Ketika itu, Fathimah sudah berbaring untuk tidur. Rasulullah saw lalu berkata, "Wahai Fathimah, lâ tanâmi. Janganlah engkau tidur sebelum engkau lakukan empat hal; mengkhatam Al-Quran, memperoleh syafaat dari para nabi, membuat hati kaum mukminin dan mukminat senang dan rida kepadamu, serta melakukan haji dan umrah."
    Fathimah bertanya, "Bagaimana mungkin aku melakukan itu semua sebelum tidur?" Rasulullah saw menjawab, "Sebelum tidur, bacalah oleh kamu Qul huwallâhu ahad tiga kali. Itu sama nilainya dengan mengkhatam Al-Quran."
    Rasulullah saw melanjutkan ucapannya, "Kemudian supaya engkau mendapat syafaat dariku dan para nabi sebelumku, bacalah shalawat: Allâhumma shalli 'alâ Muhammad wa 'alâ âli Muhammad, kamâ shalayta 'alâ Ibrâhim wa 'alâ âli Ibrâhim. Allâhumma bârik 'alâ Muhammad wa 'alâ âli Muhammad, kamâ bârakta 'alâ Ibrâhim wa 'alâ âli Ibrâhim fil 'âlamina innaka hamîdun majîd.
    "Kemudian supaya kamu memperoleh rasa rida dari kaum mukminin dan mukminat, supaya kamu disenangi oleh mereka, dan supaya kamu juga rida kepada mereka, bacalah istighfar bagi dirimu, orang tuamu, dan seluruh kaum mukminin dan mukminat."
    "Astaghfirullâhal azhîm lî wa lî wâlidayya wa lî ashâbil huqûqi wajibâti 'alayya wal masyâikhina wal ikhwâninâ wa li jamî'il muslimîna wal muslimât wal mukminîna wal mukminât, al ahyâiminhum wal amwât.
    Nasihat terakhir dari Rasulullah saw kepada Fathimah adalah, "Sebelum tidur, hendaknya kamu lakukan haji dan umrah." Bagaimana caranya? Rasulullah saw bersabda, "Siapa yang membaca subhânallâh wal hamdulillâh wa lâ ilâha ilallâh huwallâhu akbar, ia dinilai sama dengan orang yang melakukan haji dan umrah."

    "Semua dosa akan ditangguhkan oleh Allah SWT sampai hari Kiamat nanti apa saja yang Dia kehendaki, kecuali durhaka kepada orang tua, maka sesungguhnya Allah akan menyegerakan kepada pelakunya dalam hidupnya sebelum meninggal dunia" (Hadist Riwayat Hakim)

    Tunaikanlah amanat terhadap orang yang mengamanatimu dan janganlah berkhianat terhadap orang yang mengkhianatimu. ( HR. Ahmad dan Abu Dawud )

    “Tidaklah salah seorang diantara kalian dianggap beriman sebelum dia lebih mencintaiku dari pada dirinya sendiri, anaknya dan semua manusia”(HR Ahmad, Al-Bukhari, Muslim, Al- Tirmidzi, Al-Nasa’I dan Ibn Majah dari Anas r.a.)

    “Ajarilah anak – anak kalian tiga hal, yaitu cinta kepada Nabi kalian, cinta kepada keluarganya dan membaca al – Qur’an al – Karim. Karena sesungguhnya penghapal al – Qur’an al – Karim akan selalu berada di bawah naungan Allah Swt. pada hari kiamat ketika tidak ada perlindungan selain perlindungan-Nya bersama para Nabi dan orang – orang pilihan-Nya” (HR Abu Nashr al – Syirazi, Al-Daylami dan Ibn al-Najjar dari ‘Ali r.a.)

    “Ketahuilah wahai manusia, aku adalah manusia. Hampir saja datang kepadaku utusan dari Tuhanku untuk menjemputku dan aku menyambutnya. Akan tetapi, telah kutinggalkan diantara kalian dua hal yang berat (al-Tsaqalayn).

    Pertama,kitabullah yang di dalamnya ada petunjuk dan cahaya. Barangsiapa yang berpegang teguh kepadanya dan mengambil pelajaran darinya, maka dia akan berada diatas petunjuk. Barangsiapa yang menyalahinya, maka dia akan tersesat. Ambillah kitabullah dan berpegang teguhlah kepadanya.

    Kedua, keluargaku…kuingatkan kamu kepada Allah tentang keluargaku. Kuingatkan kamu kepada Allah tentang keluargaku” (HR Imam Ahmad, ‘Abd bin Humayd, Muslim bin Zayd bin arqam r.a.)

    “Semua dosa terhalang sampai di bacakan salawat atas Nabi Saw. yang mulia “ (HR Al – Daylami dari Al-Firdaws dari Anas r.a. dan diriwayatkan oleh Bayhaqi dari ‘Ali r.a.)

    “Sesungguhnya orang yang paling utama disisiku pada hari kiamat nanti adalah orang yang paling banyak membaca salawat kepadaku” (HR Al-Nasa’I dan Ibn Hibban dari Ibn Mas’ud r.a.)

    “Barang siapa yang membaca salawat satu kali kepadaku, maka Allah akan mendoakannya sepuluh kali, menghapuskan sepuluh kesalahannya dan mengangkat derajatnya sepuluh tingkatan” (HR Ahmad, Al-Nasa’I, dan Al-Hakim dari Anas r.a.)

    “Tidak ada seorangpun yang mengucapkan salam kepadaku kecuali Allah akan menyampaikan salam itu kepada ruhku sehingga aku dapat membalas salamnya” (HR Abu Dawud dari Abu Hurayrah r.a.)

    “Barangsiapa yang membaca salawat kepadaku sepuluh kali di pagi hari dan sepuluh kali di petang hari, maka dia aan mendapatkan syafaatku di hari kiamat kelak” (HR Al-Thabrani dari Abu al-Darda’ r.a.)

    “Barangsiapa yang membaca salawat kepadaku seratus kali dalam satu hari, maka Allah akanmemenuhi seratus macam keperluannya. Tujuh puluh keperluan di akhirat, dan tiga puluh keperluan di dunia.” (HR Ibn al-Najjar dari Jabir r.a.)

    “Barangsiapa yang membaca salawat kepadaku seribu kali dalam satu hari, maka dia tidak mati sampai di beritahukan surga sebagai balasannya” (HR Abu al-Syaykh dari anas r.a.)

    “Bacakanlah salawat atas para Nabi Allah dan para Rasulnya, sebagaimana kalian bersalawat atasku. Sebab sesungguhnya mereka itu diutus olaeh Allah sebagaimana aku” (HR Ahmad dan Al-Khathib dari Abu hurayrah r.a.)

    “Perbanyaklah salawat atas diriku pada hari Jum’at, karena sesungguhnya salawat umatku ditunjukkan kepadaku pada setiap hari Jum’at. Barangsiapa yang paling banyak salawatnya kepadaku, maka dialah yang paling dekat kedudukannya kepada diriku” (HR Al-Bayhaqi dari Abu ‘Umamah r.a.)

    “ Barangsiapa yang membaca salawat kepadaku pada hari Jum’at seratus kali, maka pada hari kiamat kelak dia akan datang bersama- sama cahaya. Seandainya cahaya itu di bagi – bagikan kepada semua makhluk-Nya, maka cahaya itu cukup untuk mereka” (HR Abu Nu’aym dari ‘Ali bin al-Husayn r.a.)

    “Dimana saja kamu berada maka bacalah salawat atas diriku, karena sesungguhnya salawat itu akan sampai kepadaku”(HR Al-Thabrani dari Al-Husayn bin ‘Ali r.a.)

    “Kehidupanku lebih baik dari kamu. Jika aku meninggal dunia, maka kematianku itu adalah lebih baik bagi kamu karena sesungguhnya amal-amal kamu akan disampaikan kepadaku. Jika aku melihatnya sebagai kebaikan, maka aku akan menyampaikan pujian kepada Allah Swt. Jika aku melihatnya sebagai keburukan, maka aku akan memohonkan ampun untuk kamu.”(HR Ibn Sa’ad dari Bakr bin ‘Abdullah r.a.)

    “Barangsiapa yang membaca salawat kepadaku pada hari Jum’at dua ratus kali, maka dosanya selama dua ratus tahun akan di ampuni” (HR Al-Daylami dari Abu Dzar r.a.)

    “Janganlah kamu menjadikan diriku sebagai wadah air para musafir yang menempatkan air di tempat itu. Jika dia memerlukannya maka dia akan meminum air itu. Jika dia tidak memerlukannya maka dia akan mencampakkannya. Tempatkanlah diriku di awal, tengah, dan akhir perkataanmu” (HR Ibn al-Najjar dari Ibn Mas’ud r.a.)

    "Sembuhkanlah PENYAKIT kalian dengan cara SEDEKAH. Lindungi HARTA yang kalian miliki dengan ZAKAT." (HR. Baihaqi)

    “Seseorang bertanya kepada Nabi shollallahu ’alaih wa sallam: “Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang paling afdhol?” Beliau menjawab: “Kau bersedekah ketika kau masih dalam keadaan sehat lagi loba, kau sangat ingin menjadi kaya, dan khawatir miskin. Jangan kau tunda hingga ruh sudah sampai di kerongkongan, kau baru berpesan :”Untuk si fulan sekian, dan untuk si fulan sekian.” Padahal harta itu sudah menjadi hak si fulan (ahli waris).” (HR Bukhary)

    “wahai Rasulullah, sedekah yang seperti apa yang paling besar pahalanya?”, Sabda Rasulullah saw : “Yaitu Kau bersedekah sedangkan kau dalam keadaan sangat menjaga hartamu, sedang berhemat, sedang takut miskin, sedang ingin kaya dan berkecukupan, maka jangan kau tunda (menahan sedekah jika sedang demikian itu), hingga jika sudah sampai di akhir nafasmu di tenggorokanmu (disaat kematian) baru kau katakan hartaku untuk si fulan sekian, untuk si fulan sekian (saat itu sedekah sangat kecil pahalanya)" (Shahih Bukhari)

    "Maukah aku beritahu amalanmu yang terbaik, yang paling tinggi dalam derajatmu, paling bersih di sisi Robbmu serta lebih baik dari menerima emas dan perak dan lebih baik bagimu daripada berperang dengan musuhmu yang kamu potong lehernya atau mereka memotong lehermu? Para sahabat lalu menjawab, "Ya." Nabi Saw berkata,"Zikrullah." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

    “Org yg cerdik berakal ialah org yg memperhitungkan keadaan dirinyadan suka beramal utk mencari bekal sesudah matinya,sedangkan orang yang lemah ialah orang yang dirinya selalu mengikuti hawa nafsunya dan mengharap-harapkan kemurahan atas Allah yakni mengharap-harapkan kebahagiaan dan pengampunan di akhirat, tanpa beramal shalih.” (HR.Termidzi)

    Rasulullah bersabda, "Berziarahlah kubur karena ia dapat mengingatkan kamu kepada Akhirat. Mandikan orang mati karena mengurus jasad orang mati merupakan peringatan yang mendalam. Dan shalatkan jenazah karena ia dapat menyedihkan hati kamu karena orang yang bersedih dibawah naungan Allah SWT berarti bersedia dengan segala kebajikan. (Dari Abu Dzar)

    Barang siapa yang banyak menginggat mati akan mengutamakan 3 perkara: 1. Segera bertaubat, karena yakin mati akan datang dengan tiba-tiba, tanpa disangka dan tidak mengira tempat. 2. Berhati tenang dan senantiasa mewaspadai hati dari dihingapi dan dikotori ole berbagai mazmumah (sifat keji). Dan sentiasa mengingati Allah SWT. 3. Rajin beribadah dan taat, dunia ini adalah tempat beramal dan akhirat adalah tempat perhitungan.

    "Perbanyakkanlah mengingati mati, niscaya akan meremehkan berbagai kelezatan.” (An Nasai, Ibnu Majah dari Abu Hurairah)

    "Sesungguhnya, amal perbuatan tergantung niatnya, setiap orang akan mendapat balasan sesuai sesuai dengan apa yang diniatkannya." (HR. Bukhari No. 1 dan Muslim No. 1907)

    "Ya Rasulullah, tunjukkan kepadaku suatu amalan yang bila aku amalkan niscaya aku akan dicintai Allah dan manusia." Rasulullah Saw menjawab, "Hiduplah di dunia dengan berzuhud (bersahaja) maka kamu akan dicintai Allah, dan jangan tamak terhadap apa yang ada di tangan manusia, niscaya kamu akan disenangi manusia." (HR. Ibnu Majah)

    "Janganlah kalian mencaci para sahabatku, jika diantara kalian menginfakkan emas sebesar gunung Uhud, maka belum menyamai segenggam dari mereka tidak pula setengah genggam dari mereka ". (Shahih Bukhari)

    “Barangsiapa menanggung belanja tiga anak putri atau tiga saudara perempuan, maka pastilah ia memperoleh surga.” (HR.Thahawi)

    “Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci yakni Muslim).. Kedua-dua orang tuanyalah yang menjadikan dia Yahudi, Nasrani atau Majusi.” (HR. Bukhari).

    "Rasulullah saw mempekerjakan seseorang dari suku Al-Asad, namanya Ibnul Latbiyyah untuk mengumpulkan zakat, maka tatkala ia telah kembali ia berkata, ‘Ini untuk engkau dan ini untukku dihadiahkan untukku’. Ia (Abu Hamid) berkata, ‘Maka Rasulullah saw berdiri di atas mimbar, lalu memuja dan memuji Allah dan bersabda, ‘Kenapa petugas yang aku utus lalu ia mengatakan, ‘Ini adalah untuk kalian dan ini dihadiahkan untukku?! Kenapa dia tidak duduk di rumah bapaknya atau rumah ibunya sehingga dia melihat apakah dihadiahkan kepadanya atau tidak?! Demi Dzat yang jiwa Muhammad di tangan-Nya! Tidaklah seorangpun dari kalian menerima sesuatu darinya melainkan ia datang pada hari Kiamat sambil membawanya di atas lehernya onta yang bersuara, atau sapi yang melenguh atau kambing yang mengembik’, kemudian beliau mengangkat kedua tangannya sampai kami melihat putih kedua ketiaknya, kemudian bersabda dua kali, ‘Ya Allah, apakah aku telah menyampaikan?” (Diriwayatkan Al-Bukhari 7174 dan Muslim 1832 dan ini adalah lafazhnya).

    "Tidak akan masuk surga orang yang suka menipu, orang kikir, dan orang yang buruk dalam mengelola harta yang menjadi tanggungannya.” (HR. Tirmidzi).

    “Tiada iman pada orang yang tidak menunaikan amanahdan tiada agama pada orang yang tidak menunaikan janji.” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban)

    “Apakah yang paling berat dalam agama dan yang paling ringan? Rasulullah saw memberi jawaban, “Yang paling ringan ialah mengucapkan dua kalimat syahadat, asyhadu anlaa ilaaha Illallah wa asyhadu anna Muhammad Rasulullah. Sedangkan yang paling berat ialah amanah. Tidak sempurna agama seseorang yang tidak menjaga amanah, tidak diterima shalat dan zakatnya.” (HR. Al Bazar dari Ali bin Abi Thalib)

    "Tunaikanlah amanah pada orang yang memberikan amanah itu kepadamu, dan jangan kau khianati orang yang pernah mengkhianatimu.” (HR. Al-Imam Ahmad dan Ahlus Sunan)

    “Setiap kalian adalah pemimpin dan karenanya akan diminta pertanggungjawaban tentang kepemimpinannya. Amir adalah pemimpin dan akan diminta pertanggungjawaban tentang mereka. Lelaki adalah pemimpin di tengah keluarganya dan ia akan diminta pertanggungjawaban tentang mereka. Seorang wanita adalah pemimpin di rumah suaminya dan atas anak-anaknya dan ia akan diminta pertanggungjawaban tentangnya. Seorang hamba adalah pemimpin atas harta tuannya dan ia akan diminta pertanggungjawaban tentang itu. Dan setiap kalian akan diminta pertanggungjawaban tentang kepemimpinannya.” (Muttafaq ‘Alaih)

    “Apabila amanah telah disia-siakan, maka tunggulah saat-saat kehancurannya”. Salah seorang bertanya: “Bagaimana bentuk menyia-nyiakan amanah itu, wahai Rasulullah?” Beliau bersabda: “Apabila urusan itu diserahkan (dipercayakan) kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah saat-saat kehancurannya”. (Imam Bukhari)

    "Wahai Ibnu Hiwalah, Apabila engkau melihat khilafah kenabian telah sampai ke tanah Syam maka telah dekatlah terjadinya gempa-gempa, masa-masa kesusahan dan kegundahan, serta perkara-perkara besar, dan hari kiamat pada saat itu lebih dekat kepada manusia dari tanganku terhadap kepalamu. (Hadits Shahih, HR. Ahmad, Abu Daud, dan Hakim)

    "Sesungguhnya aku tidak akan lama lagi tinggal bersama kalian, dan kalian juga tidak akan lama lagi tinggal setelah ku, kelak kalian akan datang menemuiku dalam keadaan saling berselisih, sebagian kalian membinasakan sebagian yang lain, menjelang tibanya hari kiamat akan terjadi kematian yang banyak dan setelah itu adalah tahun-tahun penuh gempa." (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, dll)

    "Berkata Ummul Mu’minin Aisyah RA : Sungguh Nabi SAW berdoa untuk yang sakit ; Dengan Nama Allah , dengan tanah bumi kami, dan air liur di antara kami, sembuhlah yang sakit dari kami dengan izin Tuhan kami”. ( Shahih Al Bukhari )

    "Aku yang membagi-bagikan dan Allah Yang Maha Memberi" (shahih Bukhari)

    "Aku mendengar Nabi saw sering berdoa : wahai Allah Sungguh Aku Berlindung pada Mu dari Gundah dan Sedih, juga dari Lemah dan Malas, dan dari Kikir dan penakut, dan dari himpitan hutang dan penindasan orang lain" (Shahih Bukhari)

    "Kusiapkan untuk hamba-hambaKu yang shaleh apa-apa (kenikmatan) yang tidak pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga, ataupun terlintas di hati seorangpun" (Shahih Bukhari)

    "Barang siapa yang senang bertemu dengan Allah maka Allah pun senang bertemu dengannya namun barang siapa yang benci bertemu dengan Allah maka Allah pun benci bertemu dengan nya" ( Hr.Muslim )

    "Riya membuat amal sia-sia sebagaimana syirik" (HR. Ar-Rabii’)

    "Sesungguhnya riya adalah syirik yang kecil" (HR. Ahmad dan Al Hakim)

    "Tiga golongan manusia, tidak akan masuk Surga dan tidak akan dilihat Allah pada hari kiamat yaitu anak yang durhaka kepada orang tuanya, wanita yang berlagak seperti laki-laki dan menyerupainya, dan dayyuts (laki-laki banci yang tidak berani menegur anak istri ketika terjatuh dalam lumpur maksiat)." (HR. Al Hakim, ia berkata sanadnya shahih dan disepakati oleh Adz Dzahabi. Dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani, lihat Hijab Al Mar'ah Al Muslimah halaman 67)

    ‘Siapa yang merampas hak orang Islam dengan sumpahnya, maka Allah mewajibkan dia masuk neraka dan mengharamkannya masuk surga. Seorang laki-laki bertanya, walaupun sedikit ya Rasulullah? Nabi menjawab, walaupun sebatang kayu sugi.’ (Riwayat Muslim).

    Wahai sekalian manusia. Taubatlah (beristigfar) kepada Allah karena aku selalu beristigfar kepada-Nya dalam sehari sebanyak 100 kali. (HR. Muslim)

    Wahai hamba-Ku, sesungguhnya kalian berbuat dosa di waktu siang dan malam, dan Aku mengampuni dosa-dosa itu semuanya, maka mintalah ampun kepada-Ku, pasti Aku mengampuni kalian. (HR. Muslim No. 6737)

    Ya Allah! Engkau adalah Rabbku, tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau].” (HR. Bukhari no. 6306)

    "Ana 'inda Zhonni ‘abdii bii" 'Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada-Ku' (Hadist Qudsi)

    Obatilah orang-orang sakit dengan shodaqoh dan betengilah harta kalian dengan zakat dan tolaklah bala' dengan doa (H.R Muslim)

    "Dan shadaqah itu bisa memadamkan kesalahan (dosa) sebagaimana air memadamkan api." (HR. Tirmidzi nomor 2616, ia berkata hadits hasan shahih dan dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Tirmidzi nomor 2110)

    Tanda-tanda orang munafik ada tiga, yaitu bila berbicara dusta, bila berjanji tidak ditepati, dan bila diamanati dia berkhianat.(HR. Muslim)

    Rasulullah Saw membolehkan dusta dalam tiga perkara, yaitu dalam peperangan, dalam rangka mendamaikan antara orang-orang yang bersengketa dan pembicaraan suami kepada isterinya. (HR. Ahmad)

    Jika salah seorang di antara kalian melihat orang yang memiliki kelebihan harta dan bentuk (rupa) [al kholq], maka lihatlah kepada orang yang berada di bawahnya. (HR. Bukhari dan Muslim)

    Kekayaan (yang hakiki) bukanlah dengan banyaknya harta. Namun kekayaan (yang hakiki) adalah hati yang selalu merasa cukup. (HR. Bukhari dan Muslim).

    Seandainya setiap orang tahu keutamaan adzan dan shaf pertama, kemudian mereka ingin memperebutkannya, tentu mereka akan memperebutkannya dengan berundi. (HR. Bukhari dan Muslim)

    Dari Abaayah bin rifa’ah berkata : aku bertemu dg Abu Absin saat aku berangkat shalat jumat seraya berkata, Aku mendengar Rasulullah saw bersabda : Barangsiapa yg berdebu kedua kakinya menuju di Jalan keridhoan Allah, maka Allah haramkan ia dari api neraka” (Shahih Bukhari)

    "Rabb kami Yang Maha Agung dan Tinggi turun di setiap malam ke langit dunia, ketika malam tersisa sepertiga yang akhir. Kemudian Dia berfirman : `Barang siapa berdoa kepada-Ku pasti akan Ku-kabulkan, barangsiapa meminta kepada-Ku, pasti Aku akan memberinya, barangsiapa memohon ampunan-Ku pasti Aku akan mengampuninya. " (HR. Bukhari nomor 7494 dan Muslim nomor 758)

    "Bacalah Al Qur'an karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pembela bagi ahlinya." (HR. Muslim nomor 804)

    "Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla berfirman : Aku bersama hamba-Ku selama dia mengingat Aku, dan kedua bibirnya bergerak (untuk berdzikir) kepada-Ku." (HR. Ibnu Majah nomor 3792 dan dishahihkan Asy Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Ibnu Majah nomor 3792)

    "Tidaklah suatu kaum duduk untuk mengingat Allah Azza wa Jalla, melainkan mereka dinaungi oleh para malaikat dan diliputi oleh rahmat, diturunkan kepada mereka ketenangan dan Allah menyebut-nyebut mereka di hadapan para malaikat-Nya. " (HR. Muslim nomor 2700)

    "Adalah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, bila masuk malam-malam sepuluh yang terakhir dari bulan Ramadhan, (beliau) menghidupkan malam, membangunkan keluarganya dan mengencangkan ikat pinggangnya (yakni tidak menggauli istri-istrinya) ." (HR. Bukhari dan Muslim)

    "Adakalanya Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam mencium dan bersenang-senang dengan istrinya sedang beliau berpuasa, dan beliau sangat kuat menahan syahwatnya." (HR. Bukhari dan Muslim, lihat Al Lu'lu wal Marjan nomor 676)

    Rasulullah mencium Hasan atau Husain (cucu beliau) maka abshar Al-Aqra' bin Habis berkata: 'Sesungguhnya saya mempunyai sepuluh anak, namun tidak ada seorang pun yang pernah aku cium.' Maka berkata Rasulullah. 'Sesungguhnya barang siapa yang tidak menyayangi maka tidak akan disayangi.' (Hadits Riwayat At-Tirmidzi)

    'Orang yang penuh cinta kasih akan dikasihi oleh Ar-Rahman (Allah SWT). Sayangilah yang ada di muka bumi niscaya engkau akan disayangi oleh yang ada di langit.' (Hadist Riwayat At-Tirmidzi) .
  • Software Asli
  • Aulia Software
  • BB : 29E76754
    Mobile : 0511 7514143
    HP 1 : 0812 51386016
    HP 2 : 0878 14664083
    Email:
    info.awlia@gmail.com
    FaceBook:
    info.awlia@yahoo.co.id
    YahooMessanger:
    info.awlia@yahoo.co.id
  • Maps

  • Status Hits

    • 341,200 hits
  • Referensi Skripsi Tesis Syariah

    Skripsi Tesis Islam
  • PROGRAM AFILIASI

    Peluang Reseller:
    "kami menyediakan peluang kepada Anda untuk menjadi AGEN RESMI (AR) software koperasi syariah dan software perdagangan.

    Ketentuan Reseller: 1.untuk wilayah propinsi, kami akan bekerja sama dengan 1-3 reseller potensial (bila tidak aktif, selama 3 bulan, status reseller akan kami batalkan).
    2.untuk wilayah kabupaten, kami akan bekerja sama dengan 1 reseller potensial (bila tidak aktif, selama 3 bulan, status reseller akan kami batalkan).
    3.untuk sub reseller, maka akan mendapatkan 20% dari nilai penjualan dan 10% untuk reseller.
    4.bila ada pesanan software tanpa melalui reseller, maka penjualan tersebut 100% menjadi penjualan head office.
    5.support dari reseller hanya selama support garansi dan kemudian akan di support langsung oleh head office, atau;
    6.support juga dapat dilakukan reseller pada masa maintenance, dan reseller akan mendapatkan 25% dari nilai biaya maintenancenya.

    salam sukses,
  • Printer PassBook

    Printer PassBook

  • Printer Epson LX300

    Printer Pita EPSON LX300
  • Printer Kasir EPSON TM U220

    Printer Kasir EPSON TM U220
  • Mini Market

    Mini Market Consultan
  • Produk Web Hosting

  • Baliorange

    Baliorange Hosting Indonesia
  • Masterweb

    MWN Hosting
  • JagoanHosting

    Jagoan Hosting
  • Mediahostingindo

     Media Hosting Indonesia Hosting Murah
  • ipage

     ipage Hosting Internasional
  • webhostingpad

     webhostingpad Hosting Internasional
  • greengeeks

     greengeeks Hosting Internasional
  • inmotionhosting

    inmotionhosting Hosting Internasional
  • Berkah Herbal

     Madu Arab Import berkah herbal Indonesia
  •  Air Zam Zam berkah herbal Indonesia
  •  Habbatussauda berkah herbal Indonesia
  •  Siwak & Rumput Fatimah berkah herbal Indonesia
  • Recent Posts

  • Top Clicks

  • Top Posts

  • Subscribe

  • Message From Arafah : Haji Wada’

    Rasulullah SAW bersabda:
    "Semua dosa akan ditangguhkan oleh Allah SWT sampai hari Kiamat nanti apa saja yang Dia kehendaki, kecuali durhaka kepada orang tua, maka sesungguhnya Allah akan menyegerakan kepada pelakunya dalam hidupnya sebelum meninggal dunia" (Hadist Riwayat Hakim)
    Khutbah Terakhir Nabi Muhammad SAW (Khutbah ini disampaikan pada 9 Dzulhijjah 10 H di Uranah, Arafah)
    Ya, saudara-saudaraku, perhatikan apa yang akan aku sampaikan, aku tidak tahu apakah tahun depan aku masih berada di antara kalian. Karenanya dengarkan baik-baik apa yang kukatakan ini dan sampaikan kepada mereka yang tidak dapat hadir saat ini.
    Ya, saudara-saudaraku, seperti kita ketahui, bulan ini, hari ini dan kota ini adalah suci, karenanya pandanglah kehidupan dan milik setiap orang Muslim sebagai kepercayaan yang suci. Kembalikan barang-barang yang dipercayakan kepadamu kepada pemilik yang sebenarnya. Jangan kau lukai orang lain sebagaimana orang lain tidak melukaimu. Ingatlah bahwa kamu akan bertemu dengan Allah SWT dan Dia akan memperhitungkan amalanmu dengan sebenar-benarnya. Allah SWT telah melarangmu memungut riba, karenanya mulai saat ini dan untuk seterusnya kewajiban membayar riba dihapuskan. Waspadalah terhadap syaitan, demi keselamatan Agamamu. Dia telah kehilangan semua harapannya untuk membawa kalian pada kesesatan yang nyata, tapi waspadalah agar tidak terjebak pada tipuan halusnya.
    Ya, saudara-saudaraku, adalah benar kamu mempunyai hak tertentu terhadap isteri-isterimu, tapi mereka juga mempunyai hak atas dirimu. Apabila mereka mematuhi hakmu maka mereka memperoleh haknya untuk mendapat makanan dan pakaian secara layak. Perlakukanlah isteri-isterimu dengan baik dan bersikaplah manis terhadap mereka, karena mereka adalah pendampingmu dan penolongmu yang setia. Dan adalah hakmu untuk melarang mereka berteman dengan orang-orang yang tidak kamu sukai, dan juga terlarang melakukan perzinahan.
    Ya, saudara-saudaraku, dengarkanlah baik-baik, sembahlah Allah, Shalat lima kali dalam sehari, laksanakan Puasa selama bulan Ramadhan, dan tunaikanlah Zakat, laksanakan ibadah Haji bila mampu. Ketahuilah bahwa sesama Muslim adalah bersaudara. Kamu semua adalah sederajat. Tidak ada perbedaan satu terhadap yang lain kecuali Ketaqwaan dan Amal Shalih. Ingatlah, suatu hari kamu akan menghadap Allah dan harus mempertanggung jawabkan semua amalanmu. Karena itu berhati-hatilah jangan menyimpang dari jalan kebenaran setelah kepergianku nanti.
    Ya, saudara-saudaraku, tidak akan ada Nabi atau Rasul sesudahku dan tidak akan ada agama lain yang lahir. Karenanya simaklah baik-baik ya Saudaraku, dan pahamilah kata-kata yang kusampaikan kepadamu, bahwa aku meninggalkan dua pusaka, Al-Qur'an dan contoh-contohku sebagai As-Sunnah dan bila kalian mengikutinya tidak mungkin akan tersesat. Siapa yang mendengarkan perkataanku ini wajib menyampaikannya kepada yang lain dan seterusnya dan mungkin yang terakhir memahami kata-kataku ini bisa lebih baik dari yang langsung mendengarkan. Demi Allah aku bersaksi, bahwa aku telah menyampaikan ajaran-Mu kepadaumat-Mu ya Allah.

  • Sholawat Nabi MUhammad S.A.W

    Sholawat Nariyah adalah sebuah sholawat yang disusun oleh Syekh Nariyah
    Inilah bacaan sholawat nariyah yang terkenal itu :
    "Allohumma sholli shollatan kamilah wa sallim salaman. Taman 'ala sayyidina Muhammadiladzi tanhallu bihil 'uqodu wa tanfariju bihil kurobu. Wa tuqdhobihil hawa iju wa tunna lu bihiro 'ibu wa husnul khowatim wa yustaqol ghomawu biwaj hihil kariim wa 'ala aalihi washosbihi fii kulli lamhatin wa hafasim bi'adadi kulli ma'luu mi laka ya robbal 'aalamiin"
    Artinya :
    "Ya Allah Tuhan Kami, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan yang sempurna atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, ditunaikan segala macam hajat, tercapai segala keinginan dan khusnul khotimah, dicurahkan rahmat dengan berkah pribadinya yang mulia. Kesejahteraan dan keselamatan yang sempurnah itu semoga Engkau limpahkan juga kepada para keluarga dan sahabatnya setiap kedipan mata dan hembusan nafas, bahkan sebanyak pengetahuan Engkau, Ya Tuhan semesta alam"

    Beberapa manfaat dari sholawat nariyah antara lain :
    1. Jika mendapat kesusahan karena kehilangan barang, hendaknya membaca sholawat ini sebanyak 4444 kali. Insya Allah barang yang hilang akan cepat kembali. Jika barang tersebut dicuri orang dan tidak dikembalikan, maka pencuri tersebut akan mengalami musibah dengan kehendak Allah swt. Setelah membaca Sholawat ini hendaknya membaca do’a sebagai berikut (boleh dibaca dengan bahasa Indonesia): “ Ya Allah, dengan berkah Sholawat Nariyah ini, saya mohon Engkau kembalikan barang saya”. Doa ini dibaca 11 kali dengan hati yang penuh harap dan sungguh-sungguh.
    2. Untuk melancarkan rezeki, memudahkan tercapainya hajat yang besar, menjauhkan dari gangguan jahat, baca sholawat ini sebanyak 444 kali, boleh dibaca sendiri atau berjamaah.
    3. Untuk menghilangkan segala macam kesusahan, memudahkan pekerjaan, menerangkan hati, meluhurkan pangkat, memperbaiki budi pekerti, menghindarkan malapetaka dan perbuatan buruk, baca sholawat ini sebanyak 40 kali setiap hari.
    4. Jika dibaca 21 kali setelah shalat maghrib dan subuh akan terjaga dari musibah dan malapetaka apapun.
    5. Jika dibaca 11 kali setiap selesai sholat 5 waktu (Shalat Wajib) akan terjaga dari bala’ ( kerusakan) lahir batin.
    Syeikh Sanusi berkata: “ Barangsiapa secara rutin membaca shalawat ini setiap hari sebanyak 11 kali maka Allah swt akan menurunkan rezekinya dari langit dan mengeluarkannya dari bumi serta mengikutinya dari belakang meski tidak dikehendakinya”

    Sholawat Al Fatih Lima Ughliq
    اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادى إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

    Adapun keutaman Shalawat Al Fatihi Limaa Ughlig ada dua yaitu:
    1. Ketutamaan yang dirahasiakan.
    2. Keutamaan yang bisa dijelaskan, antara lain :

    1. Membaca 1x dalam sehari dijamin dengan mendapat kebahagiaan dunia akhirat.
    2. Membaca 1x dapat menghapus semua dosa dan mempunyai pahala semua tasbih, dzikir dan do'a yang diucapkan oleh semua orang tua dan muda yang terjadi pada waktu dibaca Al Fatih dan dilipat gandakan sebanyak 600.000 kali.
    3. 10x sholawat Al Fatih pahalanya menyamai pahala ibadahnya wali 'Ash sejuta tahun.
    4. 1x sholawat Al Fatih lebih utama dari 600.000x sholawatnya para Malaikat, manusia dan jin, dihitung sejak dari baru pertamakali diciptakan sampai pada waktu dibacakannya sholawat Al Fatih.
    5. Pembacaan ke2 ke3 danseterusnya mendapat kembali pahala yang pertama dan seterusnya. Jelasnya bacaan ke2 mendapat tambahan pahala bacaan ke1. Bacaan ke3 mendapat tambahan pahala bacaan ke 1 dan ke2, demikian pula bacaan ke 4 ke 5 dan seterusnya.
    6. Jika ingin bermimpi jumpa Rasulullah Saw. bacalah sholawat Al Fatih 1000x tiga malam berturut-turut ( malam Rabu, Kamis dan jum'at) dengan badan pakaian serta tempat tidur yang suci.
  • Kalam

    Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). Katakanlah: “Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?” Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah; dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Ali Imran: 14-15).

    Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia adalah sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan. (Al-Kahfi: 45-46)

    Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui. (Al-Ankabut: 64).

    “Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (Al-Hadiid ayat 20-23)

    “Dan Kami coba kalian dengan keburukan dan kebaikan, (semuanya) sebagai ujian.” (Al-Anbiya: 35)

    “Wahai orang-orang yang beriman, inginkah kalian aku tunjukkan pada suatu perniagaan yang menyelamatkan kalian dari adzab yang pedih. Kalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kalian berjihad di jalan Allah denganh harta dan jiwa kalian.” (Ash-Shaf: 10-11)

    “Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan” (QS. Al Baqarah: 245)

    "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. 2 : 261)

    "sesungguhnya bagi Allah tidak ada yang tersembunyi atasnya sesuatupun di bumi dan dilangit.

    Dia (Allah) yang membentuk kamu didalam rahim sesuai yang Dia (Allah) kehendaki, tidak ada ilah (tuhan) kecuali Dia, yang Maha perkasa, yang Maha Bijaksana" (QS. al-imran : 5-6)

    "Ya Rabb kami janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau beri kepada Kami petunjuk, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi (karunia)" (QS. al-imran : 8)

    "Ya Rabb kami sesungguhnya Engkau akan mengumpulkan manusia pada hari yang tidak ada keraguan didalamnya, sesungguhnya Allah tidak menyelishi janji" (QS. al-imran : 9)

    "tentang apa mereka saling bertanya, tentang berita besar, yang mereka perselisihkan tentang hal itu, sekali-kali tidak kelak mereka akan mengetahui, kemudian sekali-kali tidak kelak mereka akan mengetahui" (QS. an-naba' : 1-5)

    "Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras, dan malaikat yang mencabut (nyawa) dengan lemah lembut,

    dan (malaikat) yang turun dari langit dengan cepat, dan (malaikat) yang mendahului dengan kencang,

    dan (malaikat) yang mengatur urusan (dunia), pada hari ketika tiupan pertama mengguncang alam, tiupan pertama itu diiringi tiupan kedua" (QS. an-nazi'at : 1-7)

    "apabila matahari digulung, dan apabila bintang-bintang berjatuhan, dan apabila gunung-gunung dihancurkan, dan apabila unta-unta bunting ditinggalkan, dan apabila bintang liar dikumpulkan, dan apabila lautan dipanaskan, dan apabila ruh-ruh dipertemukan, dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, karena dosa apa dia dibunuh, dan apabila catatan dibuka, dan apabila langit dilenyapkan, dan apabila neraka jahim dinyalakan, dan apabila surga didekatkan, maka tiap mengetahui yang telah dikerjakan" (QS. at-takwir : 1-14)

    "Apabila langit terbelah, dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan, dan apabila lautan dijadikan meluap, dan apabila kuburan dibongkar, maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya" (QS. al-infithar : 1-5)

    "Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang. yaitu orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi. dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain mereka mengurangi. tidakkah mereka yakin bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan" (QS. al-muthaffifin : 1-4)

    "Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa". (QS. Al-Hujuraat : 13)

    "Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami uji mereka, siapakah di antara mereka yang baik amalnya (perbuatannya)". (QS. Al-Kahfi : 7)

    "Dan jika (orang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan, menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. " (QS AI-Baqarah: 280)

    “Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.” (Q.S.al ahzab :72)

    "Sesungguhnya Allah dan malaikat – malaikatnya-Nya bersalawat untuk Nabi. Hai orang – orang yang beriman, bersalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya" (QS al – Ahzab[33]:56)

    “Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan” (An-Nisaa: 78)

    “Qarun berkata: "Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku".(QS Al-Qshshash ayat 78)

    ”... yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit.” (QS Ali Imran ayat 133-134)

    7 Kriteria Hamba Allah yang maha Pengasih

    “Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata “SALAM” (yang mengandung) keselamatan” Al Furqon 63

    “Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka. Dan orang-orang yang berkata: "Ya Tuhan Kami, jauhkan azab Jahannam dari Kami, Sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal".Sesungguhnya Jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman” Al Furqon 64-66

    “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian” Al Furqon 67

    “Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya Dia mendapat (pembalasan) dosa(nya),(yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan Dia akan kekal dalam azab itu, dalam Keadaan terhina. Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; Maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. “Dan orang-orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, Maka Sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya” Al Furqon 68-71

    “Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya” Al Furqon 72

    “Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat- ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang- orang yang tuli dan buta” Al Furqon 73

    “Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat- ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang- orang yang tuli dan buta” Al Furqon 73

    “Mereka Itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang Tinggi (dalam syurga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan Ucapan selamat di dalamnya, Mereka kekal di dalamnya. syurga itu Sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman” Al Furqon 75-76

    “Sungguh Allah dan para Malaikat melimpahkan shalawat pada Nabi (Muhammad saw), wahai orang orang yg beriman, bershalawatlah pada beliau dan bersalam dg seindah indah salam” (QS Al Ahzab 56)

    "Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang Demikian itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu" [ Al Baqarah : 45 ]

    "Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Alloh dengan harta benda dan diri mereka adalah lebih tinggi derajatnya disisi Alloh dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan. Tuhan mereka menggembirakan mereka dengan memberikan rahmatNya, keridhaan dan surga, mereka memperoleh didalamnya kesenangan yang kekal. (QS At-Taubah: 20-21).

    ”Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (QS. Al Anfaal [8] : 27)

    ”Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.” (QS. Al-Ahzab [33]: 72)

    “Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)” (QS Al-An’am [6]: 162-163).

    “Dan Dia lah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-An’am [6] : 165).

    “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.” (QS. Al-Isra’ [17]: 70).

    ”Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi. Barangsiapa yang kafir, maka (akibat) kekafirannya menimpa dirinya sendiri. Dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kemurkaan pada sisi Tuhannya dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kerugian mereka belaka” (QS. Faathir [35] : 39)

    "Dan beberapa banyak binatang yang tidak (dapat) mambawa (mengurus) rizkinya sendiri. Allahlah yang memberi rizki kepadanya dan kepadamu, dan Dia Maha mendengar lagi Maha Mengetahui" (Al-Ankabut:60)

    "Dan carilah apa yang sudah di anugrahkan kepadamu (kebahagiaan) akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagian dari (kenikmatanmu) di dunia" (Al-Qoshosh:77)

    "Dan tidak Aku jadikan Jin dan Manusia itu kecuali supaya beribadah kepada-Ku" (Adz-Zaariyat:56)

    "Dan perintahkanlah kepada keluargamu supaya mengerjakan sholat dan sabarlah dalam melaksanakannya. Kami (Allah) tidak menuntut kamu supaya mencari rizki. Kami (Allah) yang menjamin rizkimu dan akibat (kemenangan) yang terakhir bagi orang yang bertaqwa " (Thoha:132)

    “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia” (QS. Al-Baqarah:264)

    “Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, yaitu orang-orang yang lalai dari shalatnya, yang berbuat karena riya” (Al Maa’uun:4-6)

    “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Ali ‘Imran 180)

    "Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup serta mendustakan pahala terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar. Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa” (Al Lail 8-11)

    “Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul- Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki- Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (Al Hadiid 21)

    "Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat. Dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandungnya) . Dan manusia bertanya, "Apa yang terjadi pada bumi ini?". Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya. Karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) padanya. Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan berkelompok- kelompok, untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) semua perbuatannya. Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya. (QS Az-Zilzal [99]: 1-8)

    "Hari kiamat. Apakah hari kiamat itu? Dan tahukah kamu apa hari kiamat itu? Pada hari itu manusia seperti laron yang beterbangan. Dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Maka adapun orang yang berat timbangan kebaikannya. Maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan (senang). Dan adapun orang yang ringan timbangan kebaikannya. Maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah neraka hawiyah itu? Yaitu api yang sangat panas." (QS Al-Qari`ah[101] : 1- 11)

    "Katakanlah (Muhammad), Sesungguhnya ilmu (tentang hari kiamat itu) hanya ada pada Allah. Dan aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan. " (QS Al-Mulk[67] : 26)

    “Allah tidak akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman. Dan sungguh Allah Maha berterima kasih, Maha Mengetahui “. ( QS. An Nisa’ : 147 )

    “Jika kalian bersyukur niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kalian mengingkari maka sungguh azabKu sangat berat “ . ( QS.Ibrahim:7)

  • Kenikmatan Sejati

    Beberapa amalan penduduk surga di dunia secara umum :
    1. Bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa. Allah berfirman :
    ‘’Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertaqwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Rabbnya.'’ (QS. 68:34)

    2. Beriman dan beramal dengan ikhlash serta sesuai dengan yang diajarkan Rasulullah SAW. Firman Allah :
    ‘’Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan:'’Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu'’. Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.'’ (QS. 2:25)
    Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda :
    (Setiap umatku masuk ke dalam surga kecuali yang enggan, para sahabat bertanya : ‘’Siapa yang enggan itu wahai Rasulullah ?'’ Beliau SAW menjawab : ‘’Siapa yang ta`at kepadaku niscaya ia masuk surga, dan siapa yang bermaksiat (melanggar) kepadaku maka sesungguhnya dia lah orangnya yang enggan itu.'’) H.R. Bukhari.

    3. Merefleksikan seluruh perintah Allah SWT, menjauhkan seluruh larangan-Nya dan melaksanakn hal-hal yang diwajibkan serta meninggalkan hal-hal yang diharamkan.
    Dari Jabir katanya seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah SAW : Bagaimana pendapatmu, apabila aku telah melakukan shalat wajib, dan berpuasa Ramadhan, aku halalkan yang halal dan aku haramkan yang haram, dan tidak kutambah yang demikian itu dengan yang lainnya, dapatkah aku masuk surga ? Jawab beliau : ‘’Ya, dapat !.'’ H.R. Muslim.
    Beberapa amalan penduduk surga di dunia secara terperinci :
    1. Bertobat dan memohon ampunan kepada Allah kdari seluruh dosa dan kesalahan. Senang bersedekah, mampu menahan amarah serta memiliki sifat pemaaf.
    Allah berfirman : ‘’Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah - Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengatahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Rabb mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.'’ (QS. 3:133-136).
    2. Berhijrah dari keburukan (jahiliyah) kepada kebaikan (islam), serta berjihad dengan harta dan jiwa demi meninggikan kalimatullah.
    ‘’Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapatkan kemenangan. Rabb mereka mengembirakan mereka dengan memberikan rahmat daripada-Nya, keridhoan dan surga, mereka memperoleh di dalamnya kesenangan yang kekal, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.'’ (QS. 9:20-22)
    3. Istiqomah dalam keta`atan dan bersungguh-sungguh dalam menjalankannya.
    Firman Allah : ‘’Sesunguhnya orang-orang yang mengatakan : ‘’Rabb kami ialah Allah'’, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Mereka itulah penghuni - penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.'’ (QS. 46:13-14)
    4. Khusyu` dalam shalat, meninggalkan perbuatan yang tidak berguna dan membayar zakat, menjaga kemaluan serta memelihara amanah.
    Firman Allah : ‘’Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya, dan orang-orang yang memelihara shalatnya. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (QS. (ya’ni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.'’ (QS. 23:1-11)
    Diriwayatkan dari Imam Ahmad dan yang lainnya bahwa Nabi n bersabda : (Sungguh telah diturunkan kepadaku 10 (sepuluh) ayat, maka barangsiapa yang melaksanakannya niscaya ia masuk surga kemudian Beliau n membaca ‘’Qod aflahal mu`minun….'’ Al Ayat).
    5. Menuntut ilmu syar`i yang sesuai dengan Al-Qur`an dan As-Sunnah disertai implementasinya dalam kehidupan.
    Dari Abu Umamah berkata : saya telah mendengar Rasulullah n berkhutbah pada haji wada` maka beliau n bersabda :
    ‘’Barangsiapa meniti suatu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah memudahkan jalan baginya ke surga.'’ H.R. Muslim.
    6. Berwudhu` secara sempurna dan dilanjuti dengan membaca syahadatain setelah selesai berwudhu`.
    Dari Umar bin Khaththab bahwa Nabi bersabda : ‘’Tidaklah salah satu diantara kalian yang berwudhu`, lalu disempurnakan wudhu`nya itu, sesudah itu dia berucap : ‘’Asyhadu an la ilaha illallah, wa anna Muhammadan `abdullah wa rasuluhu (Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang haq untuk disembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah seorang hamba dan rasul-Nya) melainkan dibukakan baginya 8 pintu surga yang dapat dimasukinya dari mana saja menurut kehendaknya.'’ H.R. Muslim.
    7. Kontinue dalam melaksanakan shalat nafilah (sunnat) sebelum maupun sesudah shalat fardhu (sunnah rawatib ba`diyah dan qabliyah).
    Dari Ummu Habibah x berkata : Saya mendengar Rasulullah n bersabda : ‘’Siapa yang mengerjakan shalat 12 raka`at sehari semalam, akan dibuatkan oleh Allah untuknya rumah di surga.'’ H.R. Muslim.
    12 raka`at itu terdiri dari 4 raka`at sebelum shalat Zhuhur, 3 raka`at setelahnya, dan 2 raka`at setelah shalat Magrib dan 2 raka`at setelah shalat Isya, serta 2 raka`at sebelum shalat Shubuh sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi.
    8. Membangun masjid semata-mata karena Allah SWT.
    ‘’Barangsiapa membangun masjid dalam rangka mencari keridhaan Allah semata, maka Allah akan membuatkan pula baginya rumah di surga.'’ H.R. Bukhari dan Muslim.
    9. Menyantuni dan memelihara anak yatim serta peduli terhadap kebutuhan-kebutuhan hidup mereka.
    Dari Abu Hurairah berkata : Rasulullah SAW bersabda : ‘’Pengasuh anak yatim, baik yatimnya sendiri atau anak yatin orang lain dengan saya di surga seperti ini, sambil menunjukkan (perawi hadits ini yaitu) Malik kedua jarinya, telunjuk dan jari tengah.'’ H.R. Muslim.
    10. Beriman kepada Allah dan hari Akhir, berinteraksi sosial dengan sikap yang seperti kita inginkan bagaiman mereka harus bersikap kepada kita.
    Dari Abdullah bin Umar r,ahuma berkata: Rasulullah n bersabda : ‘’Siapa yang ingin bebas dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka hendaklah dia berjasa kepada umat manusia sesuai dengan yang diinginkan oleh masyarakat itu dan dia beriman kepada Allah dan hari Akhir.'’ H.R. Muslim.
    11. Menyebarkan salam, memberikan makan fakir miskin dan menjalin tali silaturahmi serta shalat malam (tahajjud).
    Dari Abdullah bin Salam z bahwa Nabi n bersabda : ‘’Wahai umat manusia, sebarkan salam, berilah makan, jalinlah tali silaturahmi, shalat tahajudlah di saat manusia tertidur lelap, maka kalian akan masuk surga.'’ H.R. At-Tirmidzi dan berkata hadits hasan shahih.
    12. Berperangai baik, bersikap lembut dan tawadhu` (rendah hati) kepada Allah SWT maupun antar sesama hamba.
    Dari Abu Hurairah bahwa Nabi SAW pernah ditanya mengenai hal apa yang paling banyak memasukkan manusi ke dalam surga, beliau menjawab : ‘’Taqwa kepada Allah dan berakhlaq baik.'’ H.R. At-Tirmidza dan Ibnu Hibban dalam shahihnya.
    Dari Abdurrahman bin `Auf r.a berkata : Rasulullah SAW bersabda : ‘’Jika seorang wanita melakukan 5 shalat fardhu, berpuasa Ramadhan satu bulan penuh dan menjaga kemaluannya serta menta`ati suaminya maka kelak ia akan masuk surga dari segala pintu yang ia kehendaki.'’

SOFTWARE DISTRIBUSI SURAT MASUK ( PAPERLESS OFFICE )

Boutique Software Programming Corp.(B.S.P.) : 2003

Jl. Ahmad Yani Km.39, Sekumpul Martapura, Kalimantan Selatan – Indonesia
Phone             : 0511 – 7514143
Hand Phone : 0812 51386016
Hand Phone : 0878 14664083
Email : info.awlia@gmail.com
FB : info.awlia@yahoo.co.id
YM : info.awlia@yahoo.co.id

Panduan Secara Visual : No Distance, Any Where, Any Time

“Boutique Software  Programming, menyediakan panduan instalasi dan penerapan software PAK PAPERLESS OFFICE dengan “panduan secara visual” selain panduan e-book , melalui internet , ataupun melalui telepon.

Diskripsi

Target Program Aplikasi Komputer ( PAK-PAPERLESS OFFICE ) : Software untuk Manajemen Distribusi Surat Masuk ke Tujuan tanpa harus melalui penyampaian secara langsung fisik surat, dapat melalui media software secara digital.

Dapat di gunakan untuk keperluan distribusi surat secara digital untuk Perusahaan, Organisasi Nirlaba, serta Kantor Pemerintah.

Keunggulan:

1.Distribusi software PAK-PAPERLESS OFFICE dan Panduan melaui media Email.

2.Penerapan Software PAK-PAPERLESS OFFICE dapat dilakukan via telepon dan via internet tanpa harus melakukan pelatihan secara langsung.

3.PAK-PAPERLESS OFFICE dapat digunakan untuk “multi user”.

4.Lisensi software untuk 1 LAN Sekolah.

Paperless Office: Kantor Minim Kertas

(Distribusi Surat Masuk secara Digital)

Setumpuk kertas kerja di meja anda dan rekan. Anda melirik ke seberang… mesin fotokopi tak hentinya dipakai untuk menyalin dokumen dan “memuntahkan”-nya kembali. Sekretaris sibuk membongkar filing cabinet untuk mencari arsip 2 tahun lalu. Terdengar seperti kantor anda?

Di masa silam, penggunaan filing cabinet dirasakan sudah cukup dan rapi untuk pengarsipan. Berpuluh tahun kemudian, ketika bisnis semakin kompleks, filing cabinet sudah tidak mampu lagi menampung dokumen. Pekerjaan mengarsip juga menjadi pekerjaan yang melelahkan (Memindahkan, mensortir, membolongi kertas, merapikan, menandai dan menyimpan). Belum lagi masalah mencari dokumen yang sangat memusingkan kepala. Butuh waktu dan tenaga yang tidak sedikit untuk urusan seperti ini. Ruang yang tersita untuk filing cabinet dan kardus arsip rasanya juga semakin “menjajah” ruangan. Serasa sesak dan “cukup sudah” untuk masalah ini.

Sekarang ini kantor masih tetap berjuang untuk mengurangi konsumsi kertas yang dipakai. Tujuannya jelas, untuk efisiensi biaya, waktu, ruang, tenaga dan produktivitas. Menuju kantor dengan informasi yang digitalisasi dan minim kertas, Paperless Office.

Mengurangi BUKAN Meniadakan
Konsep Paperless adalah mengurangi pemakaian kertas bukan meniadakan pemakaian kertas sama sekali. Jadi jangan menerjemahkan Paperless = “Bebas Kertas”. Karena idealnya adalah hampir tidak mungkin untuk kantor tidak memakai kertas.

Sebuah kantor akan memiliki prestise tersendiri jika berhasil dalam menerapkan paperless office.

Surat Menyurat dan Menulis SURAT DINAS dengan Benar

Surat adalah media komunikasi dalam bentuk tulisan yang dilakukan oleh seseorang atau lembaga ke seseorang atau lembaga lainnya.

Surat yang baik memiliki ciri sbb:
1)Tidak mengandung makna ganda
2)Antara penerima dan pengirim memiliki maksud yang sama
3)Sederhana
4)Tepat menggunakan kata dalam pemakaiannya
5)Tulisannya tersusun rapi dan berurutan
Bahasa yang digunakan dalam surat,sebaiknya:
1.Mengutamakan sama derajat
2.Tegas
3.Mudah dimengerti oleh pembaca
4.Menggunakan bahasa yang sopan
5.Jelas antara penulisan dan makna
Adapun fungsi surat adalah sbb:
1.Sebagai media komunikasi
2.Sebagai bukti tertulis
3.Sebagai pedoman kerja dan bertindak
4.Sebagai wakil / duta organisasi
5.Sebagai dokumentasi
6.Sebagai alat pengingat
7.Sebagai bukti historis dan bukti keamanan
PENGGOLONGAN SURAT :
Berdasarkan Wujud Surat.
Kartu Pos(Terbuka).Pada umum nya berukuran 15×10 terbuat dari kertas karton.
Warkat Pos(Terbuka).Wujudnya berupa lipatan kertas,bagian isi lipatan yang tertutup dan bagian alamat pada lipatan yang terbuka,lebih ekonomis.
Memorandum/Memo.Digunakan oleh suatu kantor/instansi, biasanya dibuat oleh atasan utuk bawahannya.biasanya berisi,permintaan informasi, pemberian informasi, referensi, himbauan, peringatan, dan penugasan.
Surat bersampul.Merupakan surat tertutup, karena yang mengetahui hanya pengirim dan penerima ,isinya biasanya rahasia.
Berdasarkan isi surat:
Surat Undangan Surat Pengumuman Surat Berita acara
Surat Pengantar Surat Peringatan Surat Laporan
Surat Pemberitahuan Surat Permohonan Ijin Surat Rekomendasi
Surat Permohonan Bantuan Surat Perintah Surat Balasan
Surat Keterangan Surat Perjanjian Surat Telegram
Surat Tugas Surat Keputusan Surat Memo
Surat Edaran Surat Pengusulan Nota Dinas
Surat Pernyataan Surat Kuasa
Dalam kaitannya dengan urusan bisnis dikenal adanya,
Surat Bisnis
Surat Permintaan Barang
Surat Penawaran
Surat Pemesanan
Surat Penolakan Pesanan
Surat Pengiriman
Surat Perjanjian
Dalam kepentingannya dengan pribadi/keluarga dikenal adanya,
Surat Lamaran Kerja
Surat Ucapan Selamat
Surat Ucapan Terima Kasih
Surat Ucapan Permintaan Maaf
Surat Ucapan Belasungkawa
Surat Ucapan Persahabatan
Berdasakan Kepentingannya:
Surat Dinas.
Surat yang bersifat kedinasan baik dinas pemerintah maupun dinas swasta,biasanya bersifat resmi dan menggunakan bahasa Indonesia baku.
Surat Niaga atau Surat Bisnis.
Surat yang digunakan dalam dunia bisnis atau perniagaan,biasanya bersifat resmi namun tidak selalu menggunakan bahasa Indonesia baku (fleksibel)
Surat Pribadi.
Surat yang digunakan untuk keperluan pribadi atau keluarga,sifatnya tidak resmi baik struktur surat, bahasa surat maupun penyampaiannya.Namun ada beberapa surat pribadi yang bersifat resmi,misalnya Surat Lamaran Kerja.
Berdasarkan Jumlah Penerimanya.
Surat Biasa.
Surat yang dikirimkan oleh seseorang atau instansi kepada seseorang atau instansi lain.
Surat Edaran.
Surat yang dikirimkan untuk beberapaorang atau instansi, namum masih terbatas.
Pengumuman.
Surat yang ditujukan kepada khalayak ramai (beberapa orang atau instansi yang identitasnya tidak dapat ditunjukkan satu persatu.
Berdasarkan Keamanan Isinya.
Surat Biasa.
Surat yang apabila dibaca oleh pihak lain tidak akan merugikan penerima atau pengirimnya,Misalnya: Surat Undangan dan Surat Edaran.
Surat Rahasia.
Surat yang isinya hanya boleh diketahui oleh pihak yang dituju,tidak boleh diketahui oleh pihak lain.Dan biasannya ditandai oleh kata”RAHASIA”atau disingkat”RHS”.
Surat Sangat Rahasia
Biasanya Surat ini berhubungan dengn keamanan Negara,Biasanya ditandai oleh kata.”Sangat Rahasia” atau disingkat “SRHS”.
Berdasarkan Cara Penyampaiannya.
Surat Biasa
Surat seperti ini biasanya tidak memerlukan jawaban atau tanggapan dengan segera.Namun meskipun begitu,setiap surat harus ditanggapi dengan segera.
Surat Segera.
Surat yang harus segera ditanggapi oleh penerimanya.
Surat Sangat Segera.
Surat yang harus sesegera mungkin harus diketahui dan ditanggapi oleh penerimanya baik pengiriman maupun penyelesaiannya harus sesegera dilakukan,tidak boleh ditunda–tunda.

Pengguna:

1.Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Kelas I – Banjarmasin – Kalimantan Selatan : Desember 2011

Sistem Sales, Support, Revisi & Maintenance

Email to info.awlia@gmail.com

Call to HP : 0 8 1 2 5 1 3 8 6 0 1 6

Call to CDMA : 0 5 1 1 7 5 1 4 1 4 3

Yahoo Messanger to : info.awlia@yahoo.co.id

Facebook to : info.awlia@yahoo.co.id

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: